Ahli Gizi: Susu Formula Tak Bisa Samai Kandungan ASI

Ilustrasi pemberian susu formula kepada anak. (Foto: GeminiAI/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Labuhanbatu Utara menegaskan kandungan susu formula tidak dapat disamakan dengan Air Susu Ibu (ASI) sebagai makanan terbaik bayi.
“Secara Ilmiah dan berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO), ASI merupakan makanan terbaik yang dapat diberikan kepada bayi baru lahir,” ujar Ketua Persagi Labuhanbatu Utara, Bibi Ahmad Chahyanto, S.Gz., M.Si, Kamis (30/7/2026).
Bibi menjelaskan, ASI memiliki kandungan zat gizi yang lengkap sesuai kebutuhan bayi, terutama pada usia 0 bulan hingga enam bulan pertama.
Pemberian ASI eksklusif dapat dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun atau lebih dengan disertai pemberian Makanan Pendamping (MP-ASI) yang sesuai.
Alumni Institut Pertanian Bogor itu menekankan, susu formula biasanya memiliki kandungan gizi yang dirancang menyerupai ASI, tetapi tidak dapat menyamai seluruh komponen ASI.
“Susu formula dapat menjadi alternatif apabila ASI tidak dapat diberikan atau terdapat indikasi medis tertentu yang penegakannya berdasarkan diagnosis tenaga medis,” ucapnya.
Selain itu, dilansir dari upk.kemkes.go.id terdapat beberapa manfaat ASI eksklusif bagi bayi. Di antaranya mencegah bayi dari virus penyakit tertentu.
Kemudian, mampu mendukung perkembangan otak dan fisik bayi. Perkembangan sel-sel otak juga akan lebih optimal. Selanjutnya ASI dapat meningkatkan dan perkuat sistem imun bayi.
ASI eksklusif sudah terbukti dapat membantu mengurangi risiko bayi terkena alergi makanan maupun berbagai penyakit kronis lainnya.[]



















