Wednesday, September 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

10 Puskesmas di Medan dengan Kasus ISPA Terbanyak Sepanjang 2026

Mistar.idRabu, 9 September 2026 pukul 11.14 WIB
10_puskesmas_di_medan_dengan_kasus_ispa_terbanyak_sepanjang_2026

Puskesmas Helvetia jadi salah satu puskesmas dengan penanganan kasus ISPA terbanyak (foto:berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (9/9/2026) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan memberitahukan sejumlah puskesmas di Kota Medan yang memiliki angka penanganan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masyarakat.

Hal itu dikatakan Plt. Kepala Dinkes Medan, dr. Surya Syahputra Pulungan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, dr. Shereivia Faradillah, M.K.M., bahwa ada 10 puskesmas dengan kasus ISPA terbanyak.

"Pertama ada Puskesmas Helvetia, kedua Puskesmas Desa Binjai, ketiga Puskesmas Kedai Durian, keempat Puskesmas Simpang Limun dan kelima Puskesmas Amplas," ujarnya kepada Mistar, Rabu (9/9/2026).

Lebih lanjut, Ivi mengatakan beberapa puskesmas dengan kasus ISPA terbanyak lainnya, seperti Puskesmas PB Selayang II, Puskesmas Titipapan, Puskesmas Tegal Sari, Puskesmas Glugur Darat, dan Puskesmas Medan Johor.

Terpisah, Kepala Puskesmas PB Selayang II, dr. Rasta Abdidharma Tarigan menyebutkan jika jumlah kasus ISPA yang berada di wilayah kerjanya hampir menyentuh 1.000 kasus.

"Jumlah masyarakat yang terdiagnosis ISPA sepanjang bulan Juni sampai Agustus mencapai 968 jiwa dengan dominasi usia 19 tahun hingga usia 59 tahun," katanya.

Sebelumnya, Dinkes Kota Medan menyebutkan jumlah kasus penderita ISPA di Kota Medan dari periode bulan Januari sampai dengan Agustus 2026 sebanyak 196.547 jiwa.

Adapun dominasi kasus ISPA di Kota Medan pada kelompok usia dewasa, usia balita, dan usia lansia yang menjadi penyumbang kasus ISPA di Kota Medan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN