Wednesday, September 9, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

TNI AL Ungkap Pencurian di Kapal Kargo MV Wan Hai 101, 3 Terduga Pelaku Diburu

Mistar.idRabu, 9 September 2026 pukul 11.39 WIB
tni_al_ungkap_pencurian_di_kapal_kargo_mv_wan_hai_101_3_terduga_pelaku_diburu

Barang bukti milik kapal kargo Wan hai 101 yang berhasil diamankan pihak TNI AL (foto: Dispen Kodaeral I/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I bersama tim pengamanan Belawan New Container Terminal (BNCT) mengungkap kasus pencurian delapan unit kabel reefer milik kapal kargo MV Wan Hai 101 yang sedang bersandar di Dermaga B BNCT Belawan.

Pencurian diketahui sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (8/9/2026). Tiga orang berinisial B (36), I (29), dan M (36), warga kawasan Kampung Nelayan Seberang, diduga terlibat dan kini masih dalam pencarian.

Kadispen Kodaeral I, Kolonel Wahyu Kurniawan, dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Rabu (9/9/2026), menyebut para pelaku diduga memanfaatkan kelengahan petugas jaga kapal.

“Para pelaku diduga mendekati lambung kapal dari arah laut menggunakan perahu motor untuk menghindari patroli darat,” katanya.

Dalam pengembangan kasus, petugas menemukan barang bukti berupa kabel berbahan tembaga yang telah dipotong dan dibakar dari seorang berinisial W yang diduga sebagai penadah.

Sementara itu, agen kapal, PT BBN, telah mengganti seluruh material kabel yang hilang. Aktivitas kapal dilaporkan tetap berjalan aman dan terkendali.

Wahyu menegaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut menjaga keamanan aktivitas pelayaran dan fasilitas pelabuhan, khususnya di kawasan perairan Belawan.

"Kodaeral I juga akan memperkuat patroli dari sisi laut di alur pelayaran Belawan, terutama pada jam-jam rawan," katanya.

Selain itu, Kodaeral I akan berkoordinasi dengan KSOP Utama Belawan dan pihak terkait untuk mengevaluasi penerapan serta kepatuhan terhadap International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code.

Upaya pengamanan juga berkaitan dengan pemantauan keamanan pelayaran internasional, termasuk oleh ReCAAP Information Sharing Centre (ISC) dan International Maritime Bureau (IMB). (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN