Harga Jagung Petani Masih Tinggi, Bulog Sebut Picu Harga Daging Ayam

Pedagang ayam di Pasar Petisah, Medan. (foto:amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID (9/9/2026) — Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara (Sumut) menyoroti harga jagung di tingkat petani yang masih bertahan tinggi.
Tingginya harga jagung menjadi salah satu faktor pendorong naiknya harga jual daging ayam di pasaran beberapa waktu belakangan.
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan harga jagung di tingkat petani saat ini berada dalam rentang Rp6.500 hingga Rp7.000 per kilogram (kg).
Dengan angka tersebut, Budi menyebutkan angka tersebut berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan. Kondisi ini berdampak pada biaya produksi peternak unggas di daerah.
"Masih ada hubungannya harga jagung mahal dengan harga ayam potong yang ikut mahal," katanya kepada Mistar, Rabu (9/9/2026).
Ketika dikonfirmasi terkait langkah pemerintah dalam menekan harga jagung tersebut, Budi menyebutkan saat ini belum ada tindakan khusus yang dilakukan untuk meredam harga tersebut.
"Iya, memang ada pengaruhnya ke harga jual daging ayam. Sampai dengan saat ini belum ada intervensi ke harga jagung," ucap Budi.
Kondisi ini mempertegas analisis pengamat ekonomi sebelumnya yang menyebutkan komoditas daging ayam ras masih akan menjadi salah satu penyumbang inflasi di Sumut pada bulan ini. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Minyak Dunia Nyaris US$100, Harga BBM Indonesia Bakal Naik Lagi?

































