Pengendalian Banjir Pintu Tol Letda Sujono Medan Mulai Dikerjakan 2027

Banjir di Jalan Letda Sujono (foto:medsos Layarkata/mistar)
Medan, MISTAR.ID (9/9/2026) - Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi memastikan pengendalian banjir di Pintu Tol Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, akan mulai dikerjakan pada tahun 2027.
Lewat pembangunan kolam retensi dan normalisasi saluran drainase menyeluruh, seluruh rencana kerja tersebut sudah ditampung dalam R-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2027.
“Selama ini kendalanya kita tidak ada lahan untuk pembangunan kolam retensinya. Alhamdulillah, lokasinya sudah dapat dan tinggal dibebaskan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya Tata Ruang (PKPCKTR). Anggarannya juga sudah ditampung. Sekarang tinggal Penetapan Lokasi (Penlok) untuk dikerjakan tahun depan,” ucap Azmi kepada Mistar, Rabu (9/9/2026).
Azmi menjelaskan, dalam pengerjaan itu pihaknya juga akan beriringan dengan Pemerintah Pusat mengingat Jalan Letda Sujono berstatus jalan nasional.
“Pastinya kita berkolaborasi juga dengan Pemkab Deli Serdang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) karena titik banjir di Jalan Letda Sujono berada di perbatasan Kota Medan,” jelasnya.
Ditegaskan Azmi, pengendalian banjir di Pintu Tol Jalan Letda Sujono merupakan prioritas untuk segera diselesaikan.
“Makanya semalam (Selasa) kami bersama Pak Gubernur dan Wakil Wali Kota meninjau langsung ke lokasi untuk memetakan masalah sekaligus mencari solusi untuk penanganan banjir di sana. Pada intinya, begitu lahan kolam retensi selesai dibebaskan langsung kita eksekusi. Ini memang menjadi perhatian Pak Wali juga mengingat lokasi tersebut terus banjir ketika hujan. Ditambah lagi wilayah itu berbentuk cekungan, sehingga memang harus cepat ditangani,” tegasnya.
Untuk upaya saat ini, sambung Azmi, pihaknya akan terus menyiagakan mobil sedotan untuk menyedot air ketika wilayah tersebut banjir.
“Untuk pembuangan air di sana sudah tidak ada, hampir semua saluran drainase sudah ditutup warga. Cara satu-satunya tinggal menyedot genangan air yang ada, makanya ketika hujan petugas kita langsung turun ke sana untuk melakukan penyedotan. Tapi nanti ketika pengerjaan dilakukan, semua yang ditutup itu akan kita bongkar dan dipasang U-Ditch,” katanya.
Tak hanya Jalan Letda Sujono, Azmi menyebut pengendalian banjir di tahun depan juga akan difokuskan di Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor.
“Untuk yang di Jalan Eka Warni kita berkolaborasi dengan Pemprovsu. Nanti Pemprovsu akan membuat sodetan sepanjang 2 km agar air bisa langsung dialiri ke sungai, sementara kita akan memperbaiki jalan sesuai kewenangan Pemko Medan. Ini lagi kita ukur berapa panjangnya. Yang jelas semua masuk dalam rencana kerja Dinas SDABMBK Kota Medan untuk dieksekusi di tahun 2027,” pungkasnya. (hm27)

































