Brigadir Imam Harefa Bantah Jual Mantan Istri, Laporkan Akun Medsos

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Dr Ferry Walintukan. (foto:Matius/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (8/9/2026) - Personel Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, Brigadir Imam Harefa membantah pernah menjual mantan istrinya, Winda Lorenza Gowasa (35), kepada mantan atasannya atau kepada siapa pun semasa hidupnya. Pernyataan itu diungkapkan Imam Harefa saat menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Siber Polda Sumut belum lama ini.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dari penyidik Dit Ressiber Polda Sumut belum lama ini, Brigadir IH mengaku tidak pernah menjual mantan istrinya (Winda Lorenza Gowasa-red) kepada mantan atasannya ataupun kepada siapa pun,” ujar Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, Selasa (8/9/2026).
Maka dari itu, sambung Ferry, Imam Harefa memutuskan untuk melaporkan akun Facebook, TikTok, Instagram, dan orang yang memberikan pernyataan di media sosial yang menyebutkan ia pernah menjual mantan istrinya semasa hidupnya.
“Yang dilaporkan yang bersangkutan (Brigadir Imam Harefa-red), sejumlah akun media sosial dan juga orang yang memberikan pernyataan tersebut di media sosial,” ujar Ferry mengakhiri.
Diberitakan sebelumnya, mantan penyidik Polsek Sunggal, Polrestabes Medan, Brigadir Imam Harefa akhirnya memilih menempuh jalur hukum setelah tersebar narasi yang menyebutkan jika ia pernah menjual mantan istrinya, Winda Lorenza Gowasa (35), untuk disetubuhi oleh atasannya pada rentang waktu 2020-2021 lalu.
Dalam kasus ini, Brigadir Imam melaporkan akun media sosial yang pertama kali menyebarkan narasi yang menyudutkan dirinya. Dari pantauan Mistar, Brigadir Imam Harefa tiba di SPKT Polda Sumut pada Kamis sore tadi yang juga didampingi oleh kuasa hukumnya.
Diketahui, pascakematian Winda Lorenza Gowasa, kasus tersebut kembali menjadi sorotan. Pasalnya, pihak keluarga mengungkap bahwa korban semasa hidupnya diduga dijual suaminya kepada seseorang yang menjabat sebagai Wakapolda. Pernyataan keluarga yang mengejutkan itu diketahui berdasarkan video yang telah beredar viral di berbagai platform media sosial (medsos).
"Hancurnya si Loren ini sejak si Iman menjualnya kepada atasannya kalau tidak salah jabatannya dulu Wakapolda itu dulu di Tahun 2020-2021," ujar seorang wanita dari keluarga Winda Lorenza dalam rekaman video di media sosial yang dilihat awak media, Kamis, 3 September 2026. (hm27)



































