Wednesday, September 9, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan Hari Ini, Semeru hingga Gunung Ibu Kembali Meletus

Mistar.idRabu, 9 September 2026 pukul 08.16 WIB
empat_gunung_api_erupsi_bersamaan_hari_ini_semeru_hingga_gunung_ibu_kembali_meletus

Salah satu gunung api erupsi bersamaan (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID — Aktivitas vulkanik meningkat di sejumlah wilayah Indonesia. Empat gunung api dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu berdekatan pada Rabu (9/9/2026), mulai dari Gunung Semeru di Jawa Timur hingga Gunung Ibu di Maluku Utara.

Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia, erupsi terjadi pada Gunung Semeru, Anak Krakatau, Gunung Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu dalam rentang dini hari hingga pagi.

Fenomena ini membuat aktivitas gunung api kembali menjadi perhatian, terutama karena beberapa letusan terjadi hanya berselang beberapa jam di wilayah yang berbeda.

Semeru Erupsi Dua Kali

Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami erupsi sekitar pukul 00.15 WIB dan kembali meletus pada pukul 05.11 WIB.

MAGMA Indonesia melaporkan visual letusan tidak teramati. Namun, saat laporan dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.

Semeru merupakan salah satu gunung api yang terus dipantau karena aktivitas vulkaniknya dapat berubah sewaktu-waktu.

Anak Krakatau Kembali Meletus

Di Selat Sunda, aktivitas Gunung Anak Krakatau juga kembali tercatat. Gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, itu mengalami erupsi sekitar pukul 00.47 WIB.

Menurut laporan MAGMA Indonesia, visual letusan tidak teramati. Aktivitas tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dan durasi erupsi selama 28 detik.

Erupsi Anak Krakatau menjadi sorotan karena gunung tersebut juga mengalami aktivitas erupsi sejak akhir pekan lalu.

Ili Lewotolok Meletus Dua Kali

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), juga mengalami dua kali erupsi pada Rabu pagi.

Erupsi pertama terjadi sekitar pukul 05.03 WITA. Kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 41 detik.

Kurang dari satu jam kemudian, erupsi kembali terjadi sekitar pukul 05.56 WITA. Kali ini kolom abu teramati mencapai sekitar 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu kembali berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 44 detik.

Gunung Ibu Ikut Erupsi

Aktivitas vulkanik juga terjadi di Maluku Utara. Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat dilaporkan erupsi sekitar pukul 05.27 WIT.

Kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut. Abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke arah timur laut.

Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 35 detik.

Gunung Ibu saat ini berada pada Level II atau Waspada dan sebelumnya juga tercatat mengalami sejumlah erupsi beruntun.

Empat Gunung, Rentang Waktu Berdekatan

Rangkaian erupsi pada empat gunung api tersebut terjadi dalam rentang waktu yang relatif berdekatan sejak tengah malam hingga pagi. Semeru dan Anak Krakatau lebih dulu tercatat mengalami erupsi pada dini hari, disusul Ili Lewotolok dan Gunung Ibu pada pagi hari.

Meski terjadi pada waktu berdekatan, kemunculan erupsi di empat gunung api tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya satu penyebab yang sama. Setiap gunung memiliki sistem vulkanik dan karakter aktivitas masing-masing.

Masyarakat di sekitar gunung api diimbau mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak memasuki kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.

Aktivitas gunung api dapat berubah dengan cepat. Karena itu, perkembangan status dan rekomendasi keselamatan dari lembaga berwenang menjadi rujukan utama masyarakat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN