Madrid Bungkam Inter 2-1, Mbappe Catat Rekor Pribadi di Liga Champions

Kylian Mbappe selebrasi usai mencetak gol ke gawang Inter Milan. (foto: Getty Images via The Sun)
Madrid, MISTAR.ID - Kylian Mbappe mencatat pencapaian penting saat membantu Real Madrid mengalahkan Inter Milan 2-1 pada laga pertama Liga Champions di Santiago Bernabeu, Selasa malam.
Gol Mbappe pada babak pertama membuat penyerang asal Prancis itu kini mengoleksi 71 gol di Liga Champions. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah kompetisi.
Penyerang asal Prancis itu membuka keunggulan Real Madrid menjelang menit ke-15 setelah memanfaatkan kesalahan Inter di area pertahanan sendiri.
Curtis Jones kehilangan bola di posisi berbahaya. Madrid kemudian dengan cepat memanfaatkan situasi tersebut sebelum Mbappe menuntaskan peluang untuk membawa Los Blancos unggul 1-0.
Gol itu menjadi momentum penting bagi Madrid sekaligus menambah catatan impresif Mbappe di kompetisi elite Eropa.
Inter kembali melakukan kesalahan kurang dari 10 menit kemudian.
Kiper Josep Martinez mencoba membawa bola keluar dari tekanan di dalam kotak penalti, tetapi Federico Valverde berhasil merebutnya. Sentuhan Valverde kemudian membuat bola masuk ke gawang dan membawa Madrid unggul 2-0.
Dua gol Madrid pada babak pertama praktis lahir dari kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari Inter.
Padahal, Nerazzurri tampil cukup baik dalam penguasaan permainan dan sempat menciptakan sejumlah peluang. Namun, efektivitas Madrid membuat Inter harus membayar mahal setiap kesalahan.
Inter baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 melalui Carlos Augusto. Ia menyelesaikan bola dari dalam kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka, tetapi Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kemenangan itu memberi Real Madrid tiga poin pada laga pertama fase liga Liga Champions. Sementara Inter harus pulang tanpa poin meski secara keseluruhan mampu memberikan perlawanan.
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengakui pertandingan berlangsung sangat terbuka dan sulit dikendalikan.
“Saya menyukai hasilnya, tiga poin melawan tim yang sangat kuat. Pertandingan spektakuler bagi mereka yang menonton di rumah, tetapi tidak bagi saya atau Chivu,” kata Mourinho, dikutip dari The Sun.
Ia bahkan menilai kedua tim memiliki cukup banyak peluang sehingga skor bisa saja jauh lebih besar.
“Pertandingan yang gila. Bisa saja 5-0 untuk kami, atau 5-5, 6-5, bahkan 7-6. Inter bisa mencetak gol sebelum kami ataupun setelah kami. Kami juga beberapa kali bisa menyelesaikan pertandingan lebih cepat,” ujarnya.
Sementara kapten Inter Lautaro Martinez menilai kesalahan pada awal pertandingan menjadi faktor yang menentukan hasil akhir.
“Ini adalah kompetisi yang ditentukan oleh detail. Ketika melakukan kesalahan, Anda harus membayar mahal. Dua kesalahan di awal membuat semuanya menjadi sulit karena mereka adalah tim level tertinggi,” katanya. (*)



































