Manchester City Menang 2-0 di Dragao, Haaland Lampaui Rekor Tommy Johnson

Erling Haaland selebrasi usai mencetak gol ke gawang Porto di Estadio Do Dragao, Rabu (9/9/2026). (foto: Getty Images via The Sun)
Porto, MISTAR.ID - Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas Porto di Stadion Dragao, dengan Erling Haaland memborong dua gol sekaligus mencatatkan rekor baru bersama The Citizens.
Haaland menjadi pembeda dalam laga tersebut setelah membuka keunggulan City lewat sundulan pada awal babak kedua, sebelum memastikan kemenangan melalui gol keduanya pada masa injury time.
Dilansir The Sun, dua gol itu membawa Haaland naik ke posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Manchester City. Penyerang asal Norwegia tersebut melewati catatan Tommy Johnson yang mengoleksi 166 gol.
The Citizen datang ke Dragao dengan catatan tandang Eropa yang kurang meyakinkan. Sebelum pertandingan ini, mereka telah menelan enam kekalahan dalam sembilan laga tandang terakhir di kompetisi Eropa.
Tantangan juga tidak mudah karena Porto sedang berada dalam performa bagus setelah memulai kompetisi domestik dengan enam kemenangan beruntun.
Tuan rumah sempat mendapat peluang melalui Gabri Veiga pada awal pertandingan, tetapi usahanya masih bisa diantisipasi Gianluigi Donnarumma. Hakim garis juga telah mengangkat bendera offside.
City kemudian mulai mengambil kendali permainan. Kehadiran Enzo Fernandez dan Ayyoub Bouaddi di lini tengah membantu tim tamu menguasai tempo pertandingan.
Peluang besar pertama City datang melalui kerja sama Phil Foden dan Antoine Semenyo. Semenyo mengirimkan umpan silang ke tiang jauh yang disambut Haaland dengan sundulan keras.
Namun, kiper Porto Diogo Costa tampil gemilang dengan menepis bola melewati mistar.
Haaland kembali mendapat peluang beberapa menit kemudian, juga dari kreasi Semenyo. Kali ini sundulannya masih melambung.
Foden kemudian memperoleh kesempatan setelah menerima umpan Rayan Cherki, tetapi Costa kembali melakukan penyelamatan.
Kiper timnas Portugal tersebut menjadi pemain paling menonjol Porto pada babak pertama. Ia juga menggagalkan tendangan voli Haaland sebelum kembali bangkit untuk mengamankan bola rebound dari Cherki.
Ketegangan sempat terjadi menjelang turun minum setelah tekel Marc Guehi terhadap Gabri Veiga memicu protes keras dari pemain Porto.
Situasi kemudian memanas hingga lorong menuju ruang ganti, dengan pemain dan staf kedua tim terlibat perselisihan.
Manchester City kembali tampil tenang pada awal babak kedua dan segera memecah kebuntuan.
Cherki menjaga serangan City tetap hidup sebelum mengalirkan bola kepada Enzo Fernandez. Gelandang tersebut kemudian mengirimkan umpan silang ke tiang jauh.
Haaland menyambutnya dengan sundulan terarah ke sisi berlawanan. Bola sempat mengenai tiang sebelum masuk ke gawang Porto.
Porto mencoba bangkit setelah tertinggal. Salah satu peluang terbaik mereka datang ketika sapuan Donnarumma mengenai William Gomes, tetapi bola pantulan bergulir tipis di samping gawang.
Tuan rumah terus berusaha mencari gol penyama kedudukan, namun pertahanan City mampu menjaga keunggulan.
Pada masa injury time, Haaland memastikan kemenangan tim tamu.
Penyerang berusia 26 tahun itu menyambut umpan silang Rayan Ait-Nouri sebelum melepaskan tendangan rendah yang gagal dihentikan Costa.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 Manchester City di Stadion Dragao.
Hasil itu juga menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi City di bawah pelatih baru Enzo Maresca menjelang derby Manchester akhir pekan ini.
Bagi City, kemenangan di Dragao sekaligus menghapus sebagian kenangan buruk di stadion tersebut.
Lima tahun lalu, Manchester City kalah dari Chelsea pada final Liga Champions di tempat yang sama. Saat itu, City yang datang sebagai favorit harus mengakui keunggulan tim asuhan Thomas Tuchel. (*)


































