Wednesday, September 9, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Sahroni Buka Suara soal AHY dan Pilpres 2029, NasDem Tegaskan Sikap

Mistar.idRabu, 9 September 2026 pukul 10.14 WIB
sahroni_buka_suara_soal_ahy_dan_pilpres_2029_nasdem_tegaskan_sikap

Bendahara Umum NasDem, Sahroni (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID — Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni menegaskan partainya belum berbicara soal kontestasi Pilpres 2029. Pernyataan itu disampaikan merespons Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia yang menilai gestur Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengarah pada sinyal kesiapan menjadi kontender Pilpres 2029.

Sahroni menegaskan NasDem saat ini fokus menjalankan arahan Ketua Umum Surya Paloh untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

"Itu pendapat partai masing-masing, kalau kami sangat jelas perintah Ketua Umum Pak Surya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo sampai tuntas," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (9/9/2026).

Menurut Sahroni, NasDem akan mendukung setiap program pemerintah yang dinilai berpihak pada kepentingan rakyat. Sementara kebijakan yang masih memiliki kekurangan akan dikritisi dan diperbaiki bersama.

"Dengan program-program yang bagus kita dukung, dan yang kurang kita perbaiki bersama demi Indonesia hebat ke depannya," ujarnya.

Sahroni kembali menegaskan bahwa arahan Surya Paloh saat ini adalah memastikan NasDem mendukung pemerintahan Prabowo hingga 2029.

"Sesuai arahan Ketua Umum Pak Surya kami diperintah mendukung pemerintahan Presiden Prabowo sampai 2029," tegasnya.

Doli Soroti Gestur AHY

Sebelumnya, Ahmad Doli Kurnia menanggapi pidato AHY dalam acara HUT Partai Demokrat. Dalam pidatonya, AHY menyampaikan bahwa kekuasaan bukanlah sesuatu yang dimiliki seseorang untuk selamanya.

Doli menilai substansi pidato tersebut sejalan dengan pentingnya menjaga demokrasi. Namun, ia menyoroti cara penyampaian dan gestur AHY yang dinilainya seperti memberikan sinyal kesiapan menghadapi kontestasi politik berikutnya.

"Namun, dilihat dari cara penyampaian, gestur, dan standing position-nya, AHY seperti memberi sinyal kuat bahwa beliau siap menjadi salah seorang kontender dalam pilpres mendatang," kata Doli.

Demokrat Bantah Ada Sinyal Pilpres 2029

Partai Demokrat membantah pidato AHY berkaitan dengan persiapan menuju Pilpres 2029. Demokrat menyebut pidato tersebut merupakan refleksi perjalanan partai sekaligus penegasan mengenai tanggung jawab politik kepada rakyat.

Demokrat menjelaskan, pesan AHY mengenai kekuasaan harus dipahami secara utuh. Kekuasaan, menurut AHY, merupakan amanah rakyat, memiliki batas waktu, dan harus digunakan untuk melayani masyarakat.

"AHY menegaskan kekuasaan datang dan pergi. Jabatan ada waktunya. Pemilu memiliki siklusnya. Tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai," demikian pernyataan Demokrat.

Demokrat juga menekankan bahwa kader yang saat ini berada di pemerintahan harus menggunakan kekuasaan untuk melayani rakyat, bukan semata-mata mengejar kepentingan politik praktis.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN