Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Bahan Pokok masih Mahal di Medan Meski Sinabung Tak Lagi Erupsi

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 20.59 WIB
harga_bahan_pokok_masih_mahal_di_medan_meski_sinabung_tak_lagi_erupsi

Penjual sayur di Pasar Kampung Lalang, Kota Medan. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Aktivitas Gunung Sinabung mulai menunjukkan penurunan setelah sempat erupsi pada Senin (31/8/2026). Meski telah mereda, harga bahan pokok di Kota Medan tetap mahal, Selasa (8/9/2026).

Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) di Kota Medan menyebutkan cabai masih bertahan mahal di angka Rp56.000 per kilogram (kg) dan belum menunjukkan penurunan sejak awal September. Cabai rawit juga masih stabil cenderung mahal di kisaran Rp60.000 per kg.

Hasil pengamatan Mistar, harga cabai caplak naik hingga Rp78.000 per kg. Sebelumnya stabil di harga Rp65.000 per kg. Selain itu, tomat juga mulai mengalami kenaikan dari Rp12.000 menjadi Rp14.000 per kg hari ini.

Selain itu, gula pasir juga mengalami kenaikan meski belum merata di semua wilayah. Data PIHPS Kota Medan menunjukkan kenaikan Rp250 per kg di Pusat Pasar.

Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, memprediksi pergerakan harga bisa memicu kenaikan serentak dalam waktu dekat dan akhirnya mendorong inflasi daerah.

"Inflasi di Sumut masih naik pada September 2026. Sejauh ini cabai dan gula pasir sudah menyumbang inflasi. Sementara daging ayam dan beras masih mahal," katanya.

Harga minyak goreng juga berpeluang naik karena harga CPO saat ini sudah di angka 4.978 ringgit per ton dan berpeluang naik ke 5.000.

Gunawan memperingatkan pemerintah daerah agar mendesak Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) lebih waspada pada potensi gangguan pasokan dan distribusi.

"Produksi beberapa kebutuhan pangan masih dibayangi ancaman bencana alam dan kemarau panjang akibat El Nino. Faktor cuaca adalah variabel yang susah diprediksi, tapi punya daya rusak yang besar pada sektor pertanian," ucapnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN