Pemkab Tapteng Latih 160 UMKM Korban Bencana untuk Pulihkan Ekonomi

Wabup Tapteng, Mahmud Efendi didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis saat membuka pelatihan. (foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)
Tapteng, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) memberikan pelatihan kepada 160 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi warga di Kecamatan Tukka, Pandan, dan Badiri. Langkah ini dilakukan guna memulihkan perekonomian pascabencana.
Pelatihan keterampilan usaha untuk korban bencana itu dibuka Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis di Hasian Hotel Pandan, Selasa (8/9/2026).
Acara itu mengusung tema "Melalui keterampilan usaha untuk korban bencana alam di Kecamatan Tukka - Pandan-Badiri, kita tingkatkan ekonomi pasca bencana alam".
Mahmud mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam fase pemulihan pascabencana.
Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya dilakukan melalui bantuan darurat, tetapi juga harus diarahkan pada pemulihan ekonomi dan peningkatan kemandirian masyarakat melalui pelatihan.
"Pelatihan keterampilan usaha ini merupakan langkah nyata agar masyarakat terdampak bencana dapat bangkit, menguasai keterampilan baru, serta menciptakan peluang usaha sebagai sumber pendapatan keluarga," ujarnya.
Mahmud mendorong agar para peserta tidak takut untuk memulai usaha. Tidak perlu menunggu usaha yang besar, mulailah dari yang kecil sesuai kemampuan dan potensi masing-masing.
"Yang paling penting adalah kemauan untuk belajar, keberanian memulai, ketekunan, serta kemampuan untuk terus berinovasi," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tapteng juga berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM.
"Dengan begitu masyarakat korban bencana tidak hanya menjadi penerima bantuan, melainkan bertransformasi menjadi pelaku usaha yang produktif dan mandiri," tuturnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis, menambahkan kegiatan itu diikuti 160 pelaku UMKM, dengan rincian di Kecamatan Pandan sebanyak 40 peserta, Kecamatan Tukka sebanyak 40 peserta dan Kecamatan Badiri sebanyak 80 peserta.
Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung selama 4 hari yakni mulai tanggal 8 hingga 11 September 2026 dengan rincian di Kecamatan Pandan dan Tukka pada tanggal 8 hingga 9 September 2026, serta di Kecamatan Badiri pada tanggal 10 hingga 11 September 2026.





































