Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bulog Sumut: Stok Beras SPHP dan MinyaKita Aman Sampai September 2026

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 19.01 WIB
bulog_sumut_stok_beras_sphp_dan_minyakita_aman_sampai_september_2026

Beras SPHP. (Foto: Antara)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan stok beras SPHP dan MinyaKita aman di seluruh Sumut hingga September 2026, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan data, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai 43.000 ton. Selain itu, stok jagung pipil sebanyak 4.102 ton, gula pasir 35,19 ton, dan minyak goreng kemasan Minyakita 1,06 juta liter.

"Persediaan beras SPHP dan MinyaKita cukup dan tersedia di pasaran. Beras SPHP berdasarkan pantauan SP2KP dan pasar lainnya berada di harga Rp12.600 per kilogram atau Rp63.000 per lima kilogram. Harga itu masih di bawah HET yang ditetapkan, yaitu Rp13.100 per kilogram," kata Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, kepada Mistar.

Walaupun pasokan dan harga beras SPHP stabil, Budi tidak menampik terdapat dinamika harga pada beras premium. Pada beras premium, harga jual telah melampaui HET, yaitu Rp15.400 per kilogram.

Meski harganya mengalami kenaikan, ia memastikan stok beras premium di tingkat pedagang masih cukup untuk memenuhi permintaan konsumen harian.

Adapun langkah Bulog Sumut untuk menekan kenaikan harga beras dengan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) beras medium.

Selama periode Juli hingga September, total pagu yang diberikan sebanyak 52.177 ton untuk 1,74 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Sumut.

"Saat ini, penyaluran bantuan sudah mencapai 19.443 ton atau 37,26 persen dari total target," ucapnya.

Kemudian, mengenai harga jagung saat ini berada di kisaran Rp6.500 hingga Rp7.000 per kilogram. Untuk menjaga stabilitas harga, Bulog secara aktif menyalurkan program SPHP khusus jagung. Selanjutnya, harga gula pasir di Sumut dijual dengan kisaran harga Rp18.000 per kilogram dan ketersediaan barang aman terkendali.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN