Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
MEDAN

Bobby Nasution Pantau Kesehatan Fisik dan Psikis Siswa Keracunan MBG di Karo

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 20.12 WIB
bobby_nasution_pantau_kesehatan_fisik_dan_psikis_siswa_keracunan_mbg_di_karo

Gubernur Sumut, Bobby Nasution. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan terus memantau perkembangan siswa korban keracunan di Kabupaten Karo, termasuk salah satu siswa yang masih menjalani pemeriksaan di RSUP H Adam Malik, Febiona Br Purba.

"Sampai saat ini masih saya pantau terus. Barusan sudah diminta laporannya. Kami pantau tersu kesehatan fisik dan psikisnya," ujar Bobby, Selasa (8/9/2026).

Mengenai Febiona yang mengalami hilang ingatan, Bobby menjelaskan pemeriksaan psikis perlu dilakukan agar mengetahui si anak mengalami trauma atau tidak.

"Adanya gangguan seperti yang telah disebutkan perlu ditindaklanjuti secara medis. Apakah memang pengaruh dari perut atau saraf, atau lainnya. Kami juga pantau psikologinya karena kita tidak bisa menilai traumatis seseorang tanpa pemeriksaan. Apakah setelah keracunan dia ada trauma atau gangguan mental, itu juga akan diperiksa," ucapnya.

Meski pasien telah ditangani beberapa rumah sakit, dan kini ditangani di RS Adam Malik, Pemprov Sumut tidak akan lepas tangan.

"Ini tetap kita pantau, bukan berarti pindah penanganan rumah sakit, kami lepas tangan. Ini siswa yang harus kami pantau juga. Jadi, hari ini masih ada pengecekan, pokoknya ini anak kami, ini siswa kami, jadi ini tanggung jawab kami juga," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, ibu Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang, 49 tahun, mengatakan hasil pemeriksaan dokter menyebutkan kondisi anaknya baik-baik saja sampai hari ini.

Namun, Elvinus menyebutkan anaknya sempat mengalami kejang lagi saat menunggu hasil pemeriksaan neurologi.

“Kalau hasil medisnya disebutkan dokter semuanya dibilang bagus. Mulai dari otak, ginjal, dan darah semuanya bagus. Tapi, tadi pas nunggu hasil neurologi anak saya sempat kejang lagi," ujar Elvinus, Selasa (8/9/2026).

Elvinus menambahkan, dalam waktu dekat Febiona diminta melakukan kontrol lagi. “Setelah pemeriksaan tadi, tidak diberi obat lagi. Namun, kalau mengalami kejang lagi, dokter minta divideokan biar dikasih obatnya,” tuturnya.

Diketahui, Febiona mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG berupa lauk ikan tongkol yang disediakan untuk sekolahnya di Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (13/7/2026).

Ia bersama ratusan siswa lain dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMK Swasta Bersama Berastagi mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, pusing, dan lemas.

Kemudian, Minggu (16/7/2026), Febiona sempat membaik dan dipulangkan dari RS Efarina Etaham Karo. Kondisi Febiona memburuk secara drastis pada malam hari. Ia mengalami kejang-kejang hebat serta tidak sadarkan diri selama tiga jam.

Sejak saat itu, Febiona harus menjalani perawatan intensif dan pemeriksaan medis di berbagai rumah sakit, mulai dari RS Kabanjahe, RS Efarina Etaham Karo, RSU Haji Medan, hingga RSUP Haji Adam Malik Medan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN