Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Dinkes Sumut Supervisi Langsung ke RSUP H Adam Malik Terkait Kondisi Febiona

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 17.14 WIB
dinkes_sumut_supervisi_langsung_ke_rsup_h_adam_malik_terkait_kondisi_febiona

Kolase foto RSUP H Adam Malik dan Febiona Br Purba. (Foto: Berry/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) melakukan supervisi dan pengawasan langsung terhadap penanganan siswi yang menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Febiona Br Purba, 16 tahun.

Manajer Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan supervisi Dinkes Sumut dilakukan melalui koordinasi langsung dengan dokter penanggung jawab pelayanan yang menangani pasien.

"Supervisi ataupun pengawasan dari Dinkes Sumut ke RSUP H Adam Malik dilakukan secara langsung dengan dokter penanggung jawab pelayanan yang menangani pasien," katanya saat ditemui di rumah sakit tipe A, Selasa (8/9/2026).

Menurut Rosa, setiap pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap Febiona langsung dilaporkan ke Dinkes Sumut.

“Termasuk koordinasi mengenai pemeriksaan lanjutan siswi tersebut,” ucapnya.

Rosa menjelaskan, saat ini kondisi Febiona dalam keadaan stabil dan hanya membutuhkan rawat jalan.

“Pasien saat ini ditangani oleh Dokter Spesialis Gastroanak. Kondisinya stabil saat ini dan hanya membutuhkan rawat jalan dalam waktu yang cukup lama,” tuturnya Rosa.

Sementara itu, ibu Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang, 49 tahun, mengatakan hasil pemeriksaan dokter menyebutkan kondisi anaknya baik-baik saja.

Namun, Elvinus menyebutkan anaknya sempat mengalami kejang lagi saat menunggu hasil pemeriksaan neurologi.

“Kalau hasil medisnya disebutkan dokter semuanya dibilang bagus. Mulai dari otak, ginjal, dan darah semuanya bagus. Tapi, tadi pas nunggu hasil neurologi anak saya sempat kejang lagi," ujar Elvinus, Selasa (8/9/2026).

Elvinus menambahkan, dalam waktu dekat Febiona diminta melakukan kontrol lagi. “Setelah pemeriksaan tadi, tidak diberi obat lagi. Namun, kalau mengalami kejang lagi, dokter minta divideokan biar dikasih obatnya,” tuturnya.

Diketahui, Febiona mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG berupa lauk ikan tongkol yang disediakan untuk sekolahnya di Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (13/7/2026).

Ia bersama ratusan siswa lain dari SMA Negeri 1 Berastagi dan SMK Swasta Bersama Berastagi mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, pusing, dan lemas.

Kemudian, Minggu (16/7/2026), Febiona sempat membaik dan dipulangkan dari RS Efarina Etaham Karo. Kondisi Febiona memburuk secara drastis pada malam hari. Ia mengalami kejang-kejang hebat serta tidak sadarkan diri selama tiga jam.

Sejak saat itu, Febiona harus menjalani perawatan intensif dan pemeriksaan medis di berbagai rumah sakit, mulai dari RS Kabanjahe, RS Efarina Etaham Karo, RSU Haji Medan, hingga RSUP Haji Adam Malik Medan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN