Abu Vulkanik Intai Kesehatan Anak, IDAI Minta Orang Tua Tingkatkan Kewaspadaan

Ketua PP IDAI, Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio (K). (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Abu vulkanik dari erupsi gunung berapi dapat mengancam kesehatan, terutama pada anak-anak.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik.
Ketua Pengurus Pusat (PP) IDAI, Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio (K), mengatakan abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Partikel yang terkandung di dalamnya dapat terhirup dan menggores maupun mengiritasi saluran pernapasan.
“Abu vulkanik bukan debu biasa. Orang tua wajib waspada terhadap kesehatan anak karena anak masih rentan,” kata dr Piprim, Selasa (8/9/2026).
Selain partikel halus, abu vulkanik juga mengandung gas yang bersifat iritan, seperti karbon monoksida dan sulfur dioksida.
Kemudian, orang tua diminta tidak menunggu sampai anak menunjukkan gejala baru melakukan perlindungan dari paparan abu vulkanik.
"Keselamatan dan kesehatan anak harus jadi yang prioritas utama karena nyawa maupun masa depan anak sangat berharga. Perlindungan terhadap anak sangat dibutuhkan," katanya.
Diketahui, aktivitas erupsi yang terjadi bersamaan di Indonesia adalah Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Ibu di Maluku Utara, serta Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.[]
PREVIOUS ARTICLE
Siswi Korban Keracunan MBG di Karo Alami Hilang Ingatan



































