Tuesday, September 8, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Tayang Perdana di Venice, Primetime Robert Pattinson Dapat Standing Ovation 7 Menit

Mistar.idSelasa, 8 September 2026 pukul 16.18 WIB
tayang_perdana_di_venice_primetime_robert_pattinson_dapat_standing_ovation_7_menit

Robert Pattinson. (Foto: GQ Magazine)

news_banner

Venesia, MISTAR.ID – Film terbaru Robert Pattinson, Primetime, mendapat sambutan hangat saat tayang perdana di Venice Film Festival 2026. Film tersebut memperoleh standing ovation selama tujuh menit.

Primetime juga menjadi debut akting musisi Phoebe Bridgers. Seperti diberitakan Variety pada Selasa (8/9/2026), pasangan Pattinson, Suki Waterhouse, menjadi salah satu pihak yang bersorak paling keras saat film bergulir.

Ketika tepuk tangan berlangsung hingga menit keenam, penonton mulai meneriakkan nama sutradara Lance Oppenheim dan Phoebe Bridgers.

Antusiasme penggemar juga terlihat di luar teater. Para penggemar meneriakkan nama Robert Pattinson, yang bersama para pemain lainnya kemudian menyempatkan diri menyapa mereka di lokasi festival.

Film tersebut tayang perdana dalam kompetisi resmi dan akan bersaing memperebutkan Golden Lion, penghargaan utama Venice Film Festival 2026.

Primetime merupakan film thriller kriminal psikologis sekaligus debut film naratif panjang Lance Oppenheim, yang sebelumnya banyak menggarap film pendek dan dokumenter.

Film ini diangkat dari artikel Tonight on Dateline This Man Will Die karya Luke Dittrich yang diterbitkan majalah Esquire pada 2007. Ceritanya mengangkat peristiwa bunuh diri Bill Conradt beserta dampak yang ditimbulkannya.

Dalam pengembangannya, Primetime secara bebas mengadaptasi acara realitas televisi To Catch a Predator. Dalam film tersebut, Pattinson memerankan karakter yang merupakan versi fiksi dari Hansen.

Primetime mengisahkan proses produksi serial populer tersebut, ketika karakter Hansen berusaha menghadapi predator seksual anak melalui operasi jebakan yang rumit.

Chris Hansen mengkritik film tersebut dan menyatakan tidak terlibat dalam proses kreatif maupun belum menonton Primetime. Ia menilai penampilan Pattinson “terlalu dramatis” serta mempertanyakan motif studio dalam mendramatisasi proses pembuatan acara realitas tersebut.

Hansen juga menegaskan bahwa Primetime bukan kisah nyata yang akurat mengenai perjalanan kariernya dan ia tidak dimintai pendapat selama proses pembuatan film.

“Dia mengucapkan hal-hal yang tidak pernah saya katakan dan melakukan hal-hal yang tidak pernah saya lakukan; itu bukan diri saya yang sebenarnya. Saya orang yang baik, kecuali saat berhadapan dengan penjahat dan predator,” ujar Hansen.

“Menurut saya, orang-orang perlu ingat bahwa ini adalah karya fiksi yang hanya didasarkan pada peristiwa nyata,” lanjutnya.

Robert Pattinson kemudian menanggapi kritik tersebut. Ia berharap pandangan Hansen terhadap film itu dapat berubah setelah menontonnya.

“Ada sesuatu yang memikat dan penuh energi dari sosoknya. Saya berharap besarnya inspirasi yang diberikan karakternya kepada banyak orang selama bertahun-tahun bisa dianggap sebagai sebuah bentuk apresiasi,” kata Pattinson.

Primetime dijadwalkan tayang pada 25 September 2026. Film tersebut mendapat ulasan positif dari para kritikus, terutama atas penampilan Pattinson dan penyutradaraan Oppenheim. (Variety)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN