Wednesday, September 9, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Anjing Mengamuk di Sinaksak Simalungun, 9 Warga Termasuk Pemilik Jadi Korban

Mistar.idRabu, 9 September 2026 pukul 11.43 WIB
anjing_mengamuk_di_sinaksak_simalungun_9_warga_termasuk_pemilik_jadi_korban

Sejumlah warga mendapatkan pengobatan di klinik terdekat setelah menjadi korban gigitan anjing. (Foto: Abdi/MISTAR)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (9/9/2026) – Ketenangan warga Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, mendadak terganggu pada Rabu (9/9/2026) pagi. Seekor anjing peliharaan yang terlepas dari kandangnya mengamuk dan menyerang sejumlah warga di sekitarnya. Sebanyak sembilan orang dilaporkan mengalami luka akibat gigitan anjing tersebut.

Pantauan di lokasi, beberapa korban dilarikan ke klinik dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Kepanikan sempat menyelimuti warga sebelum situasi akhirnya dapat dikendalikan.

Lurah Sinaksak, Armada Purba, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya pertama kali menerima laporan dari Kepala Lingkungan IV setelah serangan terjadi secara beruntun.

“Tadi pagi kita dapat laporan dari Kepala Lingkungan IV bahwa ada sembilan orang warga yang terkena gigitan anjing. Termasuk pemiliknya sendiri juga ikut digigit,” ujar Armada kepada Mistar.id, Rabu (9/9/2026).

Terkait potensi rabies, Armada menegaskan pihaknya belum dapat memastikan kondisi kesehatan anjing tersebut. Sesuai prosedur, hewan itu harus menjalani observasi terlebih dahulu selama 10 hingga 14 hari.

“Anjing ini belum bisa kita pastikan rabies atau tidak, karena harus dipantau dulu 10 sampai 14 hari,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan sementara, insiden tersebut dipicu oleh anjing yang terlepas dari pengawasan pemiliknya. Petugas dari dinas peternakan yang turun ke lokasi meminta agar anjing tersebut segera diamankan dan dikarantina di dalam kerangkeng besi untuk mengantisipasi adanya korban susulan.

“Menurut orang peternakan, saat ini harus diamankan. Syaratnya harus dikerangkeng. Anjing ini memang lepas, tadi pengakuan pemiliknya begitu. Sampai dipantau 10 hari sampai 14 hari,” tambah Armada.

Seluruh korban, termasuk pemilik anjing, telah mendapatkan perawatan medis dari tim Puskesmas Tapian Dolok untuk mengantisipasi risiko infeksi akibat gigitan.

Atas kejadian tersebut, pihak Kelurahan Sinaksak mengimbau warga yang memiliki hewan peliharaan agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga hewan mereka serta memastikan vaksinasi dilakukan secara rutin.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN