Wednesday, September 16, 2026
home_banner_first
SUMUT

Mutu Air Bersih Buruk, Pemkab Toba Panggil PDAM Tirtanadi

Mistar.idRabu, 16 September 2026 pukul 14.29 WIB
mutu_air_bersih_buruk_pemkab_toba_panggil_pdam_tirtanadi

Pemkab Toba saat meminta penjelasan dari pihak PDAM Tirtanadi. (foto: nimrot/mistar)

news_banner

‎Toba, MISTAR.ID - Kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Toba yang disediakan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Balige sering dikeluhkan masyarakat. Keluhan itu berkaitan dengan kelancaran dan kebersihannya, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba memanggil pihak PDAM Tirtanadi.

‎Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Toba, Jonni Lubis, mengatakan pemanggilan pihak Cabang PDAM Tirtanadi Kabupaten Toba untuk meneruskan keluhan dari masyarakat terkait seringnya saluran air minum tersendat, terlebih kebersihan air yang masuk ke rumah masyarakat.

‎"Keluhan dari masyarakat sudah berlangsung cukup lama, dan kita perlu mempertanyakan kepada PDAM Tirtanadi apa penyebab dari pelayanan kebutuhan dasar untuk mendapatkan sumber air bersih masih terkendala hingga saat ini," ujar Jonni, Rabu (16/9/2026).

‎Menurut Jonni, pemanggilan yang dilakukan untuk mempertanyakan kepada mereka (PDAM) dengan mencoba inventarisir permasalahan apa yang dihadapi mereka, sehingga masyarakat tidak mampu mendapat pelayanan sumber air bersih yang berkualitas, agar dapat ditanggulangi bersama.

‎"Ternyata ada prasarana air bersih yang memang butuh peningkatan. Seperti sumber air bersih Haunatas, Kecamatan Laguboti kurangnya pengolahan, sehingga dibutuhkan atensi untuk dilaksanakan, dan langkah pertama yang dilakukan akan membangun bak penampungan pengendapan," katanya.

Jonni melanjutkan, dari hasil pembicaraan, pihaknya meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Toba agar mengajukan anggaran tahun 2027 untuk pembangunan bak pengendapan.

‎"Dengan dibangunnya bak pengendapan, air yang tersalur ke masyarakat akan lebih baik. Selain juga pembanguan jaringan listrik ke lokasi untuk mendukung pengolahan air bersih, serta untuk sarana penerangan dilokasi sumber air," tuturnya.

‎Kepala Cabang Tirtanadi Toba, Solahuddin Siregar, mengatakan persoalan sumber air bersih di Kabupaten Toba memang sudah berlarut-larut dan sering dikeluhkan masyarakat, sebab bak endapan tidak ada di lokasi sumber air.

‎"Air keruh yang tersalur ke masyarakat sering terjadi saat musim penghujan terlebih curah hujan tinggi, karena bak endapan tidak ada. Dan hasil pembicaraan tadi pihak PUTR Kabupaten Toba akan coba mengusulkan anggaran untuk pembangunannya, semoga setelah dilakukan pembangunan maka sumber air bersih dapat tersalur ke warga," ucap Solahuddin.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN