Wednesday, September 16, 2026
home_banner_first
SUMUT

Siswa SMKN 1 Badiri Sembilan Bulan Masih Belajar di Tenda Darurat

Mistar.idRabu, 16 September 2026 pukul 19.12 WIB
siswa_smkn_1_badiri_sembilan_bulan_masih_belajar_di_tenda_darurat_

Siswa SMK Negeri 1 Badiri selama sembilan bulan masih tetap belajar di tenda darurat yang dibangun Kemendikdasmen. (foto: Feliks/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID (16/9/2026) - Siswa SMK Negeri 1 Badiri, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) selama sembilan bulan masih tetap belajar di tenda darurat yang dibangun Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen).

Pascabencana 25 Nopember 2025, kondisi bangunan sekolah mengalami kerusakan parah akibat dihantam gelondongan kayu dan sendimen yang terbawa banjir bandang dan tanah longsor saat itu.

Parahnya, peralatan sekolah dan material bangunan sekolah seperti atap dan kayu juga turut dijarah orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Hingga saat ini setiap hujan turun halaman dan gedung sekolah masih kerap digenangi air bercampur lumpur. Kondisi itu mengakibatkan proses belajar-mengajar harus dipindah ke tenda darurat yang masih beralaskan tanah.

"Beginilah kondisi sekolah kami sudah sembilan bulan belajar di tenda darurat," ujar Santi salah seorang siswi SMKN 1 Badiri didampingi teman-temannya saat dikunjungi wartawan, Rabu (16/9/2026).

Ia dan teman-temannya berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) Alexander Sinulingga, Presiden Prabowo, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution agar sekolah mereka segera direlokasi ketempat yang baru.

"Karena kami sudah sembilan bulan belajar di tenda sekarang ini. Harapan kami mudah-mudahan sekolah kami dapat dipulihkan melihat kondisi yang ada saat ini," katanya.

Menanggapi itu, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Wilayah X Sibolga–Tapteng, Ahmad Dasuki Siregar, menyampaikan untuk pembangunan SMKN 1 Badiri yang terdampak bencana di 25 November 2025 itu sudah dajukan melalui Dinas Pendidikan ke Kementerian.

"Nah, progres saat ini, tahapannya, lahannya sudah ada izin untuk membangun. Lahannya ada di Kelurahan Huta Balang, Kecamatan Badiri," ujarnya.

Ia memastikan revitalisasi bantuan pemerintah dari Kementerian Pendidikan dananya sudah masuk ke rekening sekolah. Dimana pelaksanaannya nanti akan dilaksanakan dengan metode swakelola oleh pihak sekolah. Sementara untuk pematangan lahannya sudah tahap penandatangan kontrak minggu depan.

"Jadi ini akan secara serentak mematangkan lahan dan melaksanakan pembangunan gedung. Mungkin minggu depan akan teken kontrak dan langsung akan dilaksanakan juga pembangunan gedung sekolahnya," katanya.

Dasuki menambahkan atas upaya Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga, peralatan sekolah juga akan turut difasilitasi seperti peralatan pendukung pembelajaran, mulai dari komputer dan mobilernya serta segala macamnya,

"itu sudah ditampung di APBD Propsu melalui Dinas Pendidikan. Kemudian juga Pak Kadis juga sudah mengupayakan bantuan peralatan dari Kementerian untuk tahun ini juga dan itu sudah disetujui. Mungkin minggu depan sudah masuk dananya ke rekening sekolah," ucapnya.

Saat ditanya terkait apa tidak ada alternatif yang dilakukan dipindahkan siswanya kesekolah lain atau memang bakalan disitu terus sampai menunggu proses pembangunan selesai? Dasuki mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah mencoba mengusulkan dari dinas pendidikan supaya dibangun ruang kelas darurat.

"Nah ruang kelas darurat yang kita ajukan kemarin adalah sebanyak 12. Namun yang disetujui hanya itu, mungkin karena faktor keterbatasan anggaran dan terbangun sampai sekarang sudah dimanfaatkan siswa adalah sebanyak 4 RKD (ruang kelas darurat), ditambah 1 dari bantuan dari Baznas menjadi 5," katanya.

Sementara rombongan belajar (Rombel)-nya, sambung Dasuki, di SMKN 1 Badiri itu ada 20 rombel. Dimana syarat untuk ruang kelas itu adalah minimal ada 70 persen dari jumlah rombel.

"Makanya harus ada 14 ruang kelas, namun yang dapat kita hanya 4 dan ini kita sudah mengajukan juga permintaan sebanyak 8 ruang kelas darurat lagi dan rencananya akan dibangun dilahan relokasi SMKN 1 Badiri sendiri yang di Kelurahan Hutabalang," tuturnya. (hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN