Curi Motor di Lubuk Pakam, Pria Ini Diciduk Polisi 3 Jam Kemudian

Pelaku pencurian Honda Beat diamankan polisi. (Foto: Polresta Deli Serdang)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Tim URC Sat Reskrim Polresta Deli Serdang menangkap seorang pria berinisial ANP alias N (21), yang diduga mencuri sepeda motor Honda Beat dari depan Toko Roti Aroma, Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam.
Pelaku ditangkap sekitar tiga jam setelah pencurian, tepatnya di Jalan Wira Bakti, sekitar rel kereta api Batang Kuis, Rabu (16/9/2026) pukul 00.21 WIB.
ANP merupakan warga Jalan Tirto Sari Gang Padang, Kecamatan Medan Tembung.
Penangkapan bermula ketika Tim URC berpatroli di sekitar Sport Center dan Jalan Sultan Serdang, Kecamatan Batang Kuis. Petugas melihat dua sepeda motor Honda Beat, salah satunya dibawa dengan cara di-step atau didorong.
Merasa curiga, petugas berupaya menghentikan kedua kendaraan tersebut. Namun, salah seorang pelaku menjatuhkan Honda Beat yang di-step dan naik ke sepeda motor rekannya. Keduanya kemudian melarikan diri.
Tim URC melakukan pengejaran hingga para pelaku terjatuh. Polisi berhasil mengamankan ANP beserta satu unit Honda Beat, sedangkan rekannya melarikan diri.
ANP kemudian dibawa ke Sat Reskrim Polresta Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan. Kepada polisi, ia mengaku Honda Beat tersebut dicuri dari depan Toko Roti Aroma di Jalan Bakaran Batu, Lubuk Pakam, sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (15/9/2026).
Dalam melakukan pencurian, ANP mengaku dibantu dua rekannya.
Polisi selanjutnya menelusuri kepemilikan Honda Beat tersebut melalui nomor polisi kendaraan dan mendatangi pemilik sesuai alamat yang tercatat. Pemilik kendaraan kemudian diminta membuat laporan polisi di Polresta Deli Serdang.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Muhammad Isral mengatakan, pelaku diamankan setelah petugas yang sedang berpatroli mencurigai sepeda motor yang dibawa dengan cara di-step.
"Saat ini pelaku sedang dalam proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kita akan mengejar pelaku lainnya yang telah melarikan diri saat pengejaran," kata Isral, Rabu (16/9/2026). (*)









































