Siswi Korban Keracunan MBG di Berastagi Masih Dirawat, Khawatir Ketinggalan Pelajaran

Kedua kakak siswi SMA Negeri 1 Berastagi menunggu di depan ruang PICU RSU Haji Medan. (Foto: Berry/MISTAR)
Medan, MISTAR.ID (16/9/2026) - Lebih dari sebulan setelah insiden keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, sejumlah siswi masih menjalani perawatan, termasuk KDS, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Berastagi.
KDS hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan. Kondisi tersebut membuatnya banyak tertinggal pelajaran di sekolah.
Kakak KDS, Winda Apriyati Br Sihite (22), mengatakan adiknya merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Menurutnya, KDS sempat mencoba kembali bersekolah setelah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
"Kemarin pulang ke rumah sakit (RSU Haji) sempat juga ke sekolah dua hari Senin, tapi jam 10 pagi kami ditelepon gurunya, jika sakit yang dialami adik kumat lagi," ujarnya kepada MISTAR, Rabu (16/9/2026).
Menurut Winda, saat ini adiknya mulai mengkhawatirkan pelajaran yang banyak tertinggal. Kekhawatiran itu semakin besar karena dalam waktu dekat KDS akan mengikuti ujian untuk masuk perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Winda mengatakan ujian tersebut akan berlangsung pada Oktober mendatang, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jalur undangan masuk perguruan tinggi negeri.
"Kemarin sudah disampaikan dia mau kuliah di Universitas Indonesia (UI) ataupun di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan itu impiannya. Kalau tidak lulus, kuliah di Medan pun tidak apa kata adik kami," ucapnya.
Winda menegaskan, keinginan untuk melanjutkan pendidikan menjadi salah satu hal yang dipikirkan KDS. Ia berharap tetap bisa melanjutkan kuliah setelah menyelesaikan pendidikan SMA.
Winda juga telah menyampaikan kepada pihak sekolah agar KDS menunggu sampai pulih sebelum kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah, kata Winda, juga berpesan agar kondisi KDS tidak dipaksakan untuk mengikuti pembelajaran sebelum benar-benar pulih.
Sementara itu, Winda mengatakan hingga saat ini belum ada pihak pemerintah ataupun pihak terkait yang memberikan jaminan terkait keberlangsungan pendidikan adiknya selama menjalani perawatan.
Sebelumnya, KDS diperbolehkan pulang dari RSU Haji Medan pada 21 Agustus 2026 setelah menjalani perawatan selama sepekan sejak 14 Agustus 2026.
Namun, KDS kembali masuk RSU Haji Medan pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB setelah dirujuk dari RSU Efarina Etaham Berastagi pada Kamis (10/9/2026). Ia kembali dirujuk setelah mengalami sakit perut hebat.
KDS merupakan salah satu dari ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dalam insiden keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam Program MBG pada 13 Agustus 2026 lalu.








































