BGN Tunggu Hasil Investasi Kasus Keracunan MBG di MTs Negeri 2 Kisaran

Korwil SPPG Asahan, Adi Atma Arif Harahap saat memberikan keterangan kepada wartawan. (foto: perdana/mistar)
Asahan, MISTAR.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Asahan sampai saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dalam kasus dugaan keracunan MBG di MTs Negeri 2 Kisaran.
"Kita sedang melakukan investasi terhadap kejadian ini. Saat ini sudah dilakukan uji sampel makanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan badan pengawas obat makanan (BPOM)," ujar Koordinator Wilayah SPPG Asahan, Adi Atma Arif Harahap, Rabu (16/9/2026).
Adi mengatakan, dapur yang memasok kebutuhan MBG di sekolah tersebut saat ini telah disuspend sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan, sembari menunggu hasil investigasi terkait peristiwa tersebut.
"SPPG tersebut Yayasan Kemala Bhayangkari. Sampai batas waktu yang tidak ditentukan sementara menunggu hasil investigasi yang dilakukan ini supaya tidak ada kejadian serupa terulang kembali," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan pelajar MTs Negeri 2 Kisaran, Kabupaten Asahan, mendapatkan penanganan medis setelah mengalami sejumlah keluhan kesehatan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (14/9/2026).
Adapun, menu MBG yang dikonsumsi siswa-siswi tersebut diantaranya ayam rendang, sambal orek tempe, dan acar timun wortel.
PREVIOUS ARTICLE
Pansus Plasma DPRD Batu Bara Akan Panggil 13 Perusahaan Sawit







































