Wednesday, September 16, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Tak Sesuai Klaim

Mistar.idRabu, 16 September 2026 pukul 09.44 WIB
daftar_25_merek_beras_fortifikasi_yang_diduga_tak_sesuai_klaim

Sampel beras fortifikasi atau beras dengan penambahan zat besi yang beredar di Karawang. (foto: kompas/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan beras fortifikasi yang diduga tidak sesuai dengan klaim kandungan pada kemasannya.

Dalam pemaparan pemerintah, sebanyak 25 dari 27 merek beras fortifikasi yang diperiksa disebut tidak memenuhi persyaratan. Sementara dua merek lainnya dinyatakan memenuhi ketentuan.

Amran turut memperlihatkan sejumlah merek yang masuk dalam pemeriksaan tersebut. Beberapa di antaranya yakni Sumo, Rojolele, dan Idola. Ketidaksesuaian yang ditemukan berkaitan dengan kandungan gizi dalam beras yang tidak sesuai dengan klaim yang dicantumkan oleh produsen pada kemasan.

Selain kandungan gizi, Amran menyoroti harga sejumlah beras yang dipasarkan sebagai produk fortifikasi. Salah satunya disebut mencapai Rp57.000 per kilogram (kg).

Menurut Amran, harga tersebut jauh di atas harga yang seharusnya. Ia memperkirakan harga beras berada di kisaran Rp13.000 per kg, sedangkan biaya tambahan untuk proses fortifikasi sekitar Rp1.000 per kg.

"Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp13.000. Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp44.000 per kilo, yang tertinggi ya," kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Amran menilai kondisi tersebut membuat distribusi beras fortifikasi berpotensi tidak mencapai kelompok masyarakat yang menjadi sasaran. Ia juga memperkirakan nilai dugaan kerugian akibat praktik tersebut mencapai Rp89 triliun.

"Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktek penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp89 triliun. Sesuai data BPS, 39% beras yang beredar premium dan fortifikasi. Sekarang premium hilang, menjelma menjadi fortifikasi," ujarnya.

Berdasarkan perhitungan yang disampaikan Amran, rata-rata harga jual beras tersebut mencapai Rp23.385 per kg. Sementara harga wajarnya diperkirakan Rp13.689 per kg. Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp9.695 per kg yang disebut sebagai estimasi dugaan kerugian konsumen.

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan:

- Idola Fortifikasi

- Idola High Quality Whole Grain Rice

- Idola Long Grain Rice

- Ikan Mas Cupang

- AAA Wijaya Kusuma

- Cantik Manis

- Penari Bangkok

- Topi Koki Short Grain

- Topi Koki Setra Royale

- Topi Koki Long Grain Crystal

- HOK-1 Gohan

- Maknyuss Pulen Gizi

- Anak Raja Fortifikasi

- Anak Raja Nusantara

- Top Anak Raja

- PMS Induk Ayam

- Sumo

- Rasvit

- FS Nutri Rice

- Pelikan

- Rice Rojolele

- Super Kepala Beras Premium 111

- 111 Golden Number

- Putri Koki

- Wellfarm Beras Diabet.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN