Bulog Siantar: Stok Beras 3.828 Ton, Pasokan Enam Daerah Aman

Stok beras di gudang Bulog Siantar. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Pematangsiantar memastikan ketersediaan pangan di wilayah kerjanya berada pada posisi aman. Hingga pertengahan September 2026, cadangan beras yang tersimpan di gudang tercatat menembus angka 3.828 ton.
"Posisi stok Bulog untuk beras hari ini agak banyak, yaitu 3.828 ton," kata Asisten Manager Penjualan Pasar Pemerintah Bulog Pematangsiantar, Samuel Lubis, kepada Mistar, Kamis (10/9/2026).
Samuel menegaskan, jumlah tersebut mampu mencukupi kebutuhan konsumsi masyarakat di enam kabupaten/kota yang masuk dalam zona distribusi Bulog Siantar. Wilayah cakupan ini meliputi Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, Toba, Tapanuli Utara (Taput), Samosir, hingga Humbang Hasundutan (Humbahas).
Masyarakat pun diimbau untuk tidak menyikapi isu kelangkaan secara berlebihan. Pasokan cadangan beras dipastikan akan terus bertambah seiring berjalannya pasokan rutin ke gudang penyimpanan.
"Tidak usah khawatir untuk ketersediaan stok beras, karena di gudang kami stoknya akan terus masuk dan bertambah," terangnya.
Selain mengamankan cadangan gudang, Bulog Siantar secara konsisten mengintervensi pasar tradisional melalui penggelontoran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Distribusi rutin ini difokuskan pada dua titik perdagangan utama di Kota Pematangsiantar, yakni Pasar Dwikora dan Pasar Horas.
Meski demikian, volume alokasi harian beras SPHP ke pasar saat ini mengalami penyesuaian sementara karena adanya prioritas penyaluran program bantuan pangan dari pemerintah.
"Karena saat ini kita lagi melaksanakan bantuan pangan, jadi beras yang kita distribusikan ke Pasar Dwikora dan Pasar Horas sebanyak 1 ton per minggu. Kalau kondisi normal biasanya mencapai 2 ton," pungkas Samuel. (hm25)



































