Thursday, September 10, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

KSAD Maruli Simanjuntak Sampaikan Pesan Menohok kepada 19.114 Prajurit Tamtama

Mistar.idKamis, 10 September 2026 pukul 11.37 WIB
ksad_maruli_simanjuntak_sampaikan_pesan_menohok_kepada_19114_prajurit_tamtama

Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026. (Foto: Istimewa/Mistar.id)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (10/9/2026) – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan pesan menohok dalam penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026 yang dilaksanakan pada 9 September 2026 di Lapangan Jenderal Soedirman, Rindam I/Bukit Barisan, Jalan Argasari, Kota Pematangsiantar.

“Atas nama pribadi dan selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan selamat kepada 19.114 orang mantan siswa yang hari ini telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua (Prada),” katanya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kesungguhan, kedisiplinan, dan kerja keras para prajurit, serta dukungan lembaga pendidikan. Tidak lupa pula doa dari orang tua yang terus mengalir.

Hal tersebut hendaknya disikapi dengan penuh rasa syukur dan dijadikan sebagai tonggak awal dalam perjalanan panjang pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Lanjutnya, pembangunan kekuatan TNI AD, khususnya pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), hingga saat ini terus dipacu. Dalam rangka mengusung visi pengembangan satuan batalyon di setiap kabupaten, TNI AD berupaya maksimal mencetak prajurit yang diproyeksikan untuk mengisi satuan tersebut.

Para prajurit tidak semata-mata dipersiapkan untuk melaksanakan tugas pertempuran, tetapi juga untuk mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah rawan.

“Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan negara kepada kalian untuk menjadi bagian dari pembentukan Yon TP merupakan sebuah tugas terhormat yang harus dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab, disertai dedikasi yang tinggi,” ujarnya.

“Pendidikan intensif selama dua bulan telah disusun secara sistematis guna membentuk cara berpikir, cara bersikap, dan cara bertindak sebagaimana norma dan jati diri prajurit TNI AD dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” ujarnya lagi.

Sebagai Tamtama Remaja yang telah dibekali berbagai materi dalam skema 20 latihan terpadu, kehadiran para prajurit akan membawa tenaga, semangat, dan energi usia produktif yang sangat dibutuhkan satuan.

“Jadikan ilmu pengetahuan, kemampuan teknik, dan taktik militer yang telah diperoleh sebagai modal dasar untuk terus mengembangkan diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional.

“Ingatlah, momen pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal pengabdian yang masih panjang. Karena itu, pelihara kehormatan diri, jaga nama baik satuan, dan buktikan kalian layak menjadi bagian dari kekuatan utama TNI AD,” tukasnya.

Maruli berpesan agar para prajurit memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan dengan sebaik-baiknya sebagai sarana untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

“Kedua, asah selalu ketajaman naluri militer untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, olah seluruh potensi diri, pelihara disiplin, dan tetap fokus menatap masa depan pengabdian yang penuh harapan.

Ketiga, curahkan kemampuan terbaik untuk terus berkarya nyata bagi satuan, masyarakat, dan negara di mana pun kalian ditugaskan.

Keempat, pahami setiap tantangan, hambatan, dan kesulitan yang kalian hadapi nanti merupakan bagian dari proses panjang pembentukan karakter, ketangguhan mental, dan kedewasaan sebagai seorang prajurit sejati,” jelasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN