KSAD Maruli Simanjuntak Pimpin Sertijab Danpuspomad dan Dansecapaad, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

KSAD Maruli Simanjuntak. (foto:dokumen/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (4/8/2026) — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali menjadi sorotan setelah memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) dan Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapaad) di Markas Besar TNI AD.
Pergantian dua jabatan strategis tersebut menjadi perhatian publik karena berkaitan langsung dengan penguatan organisasi TNI AD, mulai dari penegakan hukum dan disiplin prajurit hingga pembinaan calon pemimpin Angkatan Darat di masa depan.
Lantas, siapa sebenarnya Jenderal Maruli Simanjuntak dan mengapa sertijab ini dinilai penting?
Profil KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat yang menjabat sejak 29 November 2023, menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dipercaya menjadi Panglima TNI.
Perwira tinggi lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 ini berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Selama lebih dari tiga dekade berkarier di lingkungan TNI AD, Maruli dikenal memiliki pengalaman luas di bidang operasi, pengamanan presiden, hingga komando teritorial dan komando tempur.
Karier militernya berkembang melalui berbagai jabatan penting, mulai dari satuan elite Kopassus, Wakil Komandan Paspampres, Komandan Paspampres, Pangdam IV/Diponegoro, Pangdam IX/Udayana, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai KSAD.
Rekam jejak tersebut menjadikan Maruli sebagai salah satu perwira yang memiliki pengalaman lengkap, baik dalam operasi militer maupun pembinaan organisasi.
KSAD Pimpin Sertijab Dua Jabatan Strategis
Perhatian publik terhadap Maruli meningkat setelah ia memimpin langsung prosesi serah terima jabatan dua posisi penting di lingkungan TNI AD, yakni Danpuspomad dan Dansecapaad.
Dalam upacara tersebut, jabatan Danpuspomad resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI Eka Wijaya Permana kepada Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar.
Sementara itu, jabatan Dansecapaad beralih dari Mayjen TNI Abdul Rahman Said kepada Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan.
Rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan personel dan regenerasi kepemimpinan yang rutin dilakukan TNI AD untuk menjaga efektivitas organisasi serta menyiapkan kader-kader pemimpin di berbagai level.
Mengapa Pergantian Danpuspomad Penting?
Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) memegang peran vital dalam menjaga disiplin, penegakan hukum, pengamanan internal, hingga pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan di lingkungan TNI AD.
Karena itu, pergantian pimpinan Puspomad bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan profesionalisme prajurit.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap akuntabilitas institusi negara, keberadaan Puspomad menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga integritas internal TNI AD.
Dansecapaad, Lembaga Pencetak Perwira Masa Depan
Selain Puspomad, pergantian pimpinan Secapaad juga memiliki arti strategis.
Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat merupakan lembaga pendidikan yang bertugas mencetak calon perwira melalui berbagai jalur pendidikan.
Keberhasilan pembinaan di Secapaad akan menentukan kualitas pemimpin TNI AD pada masa mendatang. Karena itu, pergantian Dansecapaad menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pendidikan dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Angkatan Darat.
Fakta Menarik tentang KSAD Maruli Simanjuntak
Di balik karier militernya, Maruli Simanjuntak memiliki sejumlah catatan menarik.
Ia merupakan perwira yang lahir dari satuan elite Kopassus, salah satu korps paling prestisius di TNI AD. Sebelum menjadi KSAD, Maruli juga pernah dipercaya memimpin Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), satuan yang bertanggung jawab mengamankan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad, komando tempur terbesar di lingkungan TNI AD yang memiliki peran strategis dalam berbagai operasi militer.
Pengalaman memimpin satuan elite, pasukan pengamanan VVIP, hingga komando tempur membuat Maruli memiliki portofolio kepemimpinan yang lengkap sebelum dipercaya menjadi orang nomor satu di Angkatan Darat.
Insight: Lebih dari Sekadar Rotasi Jabatan
Serah terima jabatan yang dipimpin KSAD kali ini mencerminkan fokus TNI AD dalam memperkuat dua aspek fundamental organisasi.
Di satu sisi, pergantian Danpuspomad menunjukkan komitmen memperkuat penegakan hukum, disiplin, dan tata kelola internal. Di sisi lain, pergantian Dansecapaad menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak calon pemimpin TNI AD yang profesional dan adaptif terhadap tantangan masa depan.
Dengan kata lain, rotasi ini bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari strategi regenerasi kepemimpinan sekaligus penguatan institusi agar tetap mampu menjawab dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
(berbagaisumber/hm27)
NEXT ARTICLE
BGN Copot 137 Kepala SPPG di Berbagai Daerah























