Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Toba Mangkrak, Pekerja Disebut Belum Dibayar

Kondisi bangunan KMP Desa Patane IV, Kecamatan Porsea. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (19/9/2026) – Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Patane IV, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, mangkrak. Persoalan ini mencuat setelah para pekerja bangunan meninggalkan proyek karena disebut tidak menerima gaji pada April 2026.
Seorang warga yang meminta namanya ditulis dengan inisial, AM, mengatakan pembangunan gedung tersebut telah terhenti sekitar enam bulan lalu.
“Informasi yang kita dengar, hal itu juga dikeluhkan para pekerja. Gaji mereka sering tidak dibayarkan saat tiba waktu penggajian pada hari Sabtu,” ucapnya, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai sekitar 70 persen. Pekerjaan yang tersisa antara lain pemasangan lantai, jendela, instalasi listrik, serta penyelesaian dan perapian bangunan.
Kondisi tersebut pun menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
“Mengapa tidak diselesaikan agar gedung dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sesuai peruntukannya dan program yang telah ditetapkan pemerintah pusat?” tuturnya.
Warga lainnya juga mengkhawatirkan apabila pembangunan tidak dilanjutkan hingga selesai. Gedung yang terbengkalai tersebut dikhawatirkan menjadi tempat berkumpul anak muda pada malam hari dan berpotensi disalahgunakan untuk kegiatan negatif.
“Bisa jadi setiap malam Minggu gedung yang belum selesai itu dijadikan tempat berkumpul remaja dan melakukan hal-hal yang bersifat negatif. Kita berharap pemerintah desa mengusulkan agar pembangunan gedung tersebut diselesaikan sehingga dapat digunakan sesuai peruntukannya,” ucapnya.








































