Kemenkes: Banyak Anak SD Miliki Kadar Gula Darah Tinggi

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock/Pixel-Shot)
Jakarta, MISTAR.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengungkap temuan yang mengkhawatirkan, yakni semakin banyak anak usia sekolah dasar (SD) yang memiliki kadar gula darah tinggi. Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis saat mereka memasuki usia dewasa.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan indikasi tersebut ditemukan melalui berbagai pemantauan kesehatan. Menurutnya, kondisi itu seharusnya tidak terjadi karena anak-anak umumnya memiliki aktivitas fisik yang tinggi.
"Anak-anak SD itu kadar gula darahnya sudah tinggi. Kita telah temui indikasi awalnya, padahal seharusnya itu pada anak-anak kadar gula darahnya normal, aktivitasnya banyak," kata Nadia, dikutip dari Detik, Jumat (31/7/2026).
Nadia menilai temuan tersebut menjadi peringatan agar pemerintah memperkuat kebijakan pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak sejak usia dini.
"Kalau kita tidak segera melakukan kebijakan untuk menjaga konsumsi atau melakukan pengendalian gula, garam, dan lemak, tren anak-anak kita sudah menunjukkan kondisi seperti ini," ujarnya.
Ia mengingatkan, kadar gula darah tinggi sejak masa kanak-kanak tidak hanya meningkatkan risiko diabetes, tetapi juga penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal saat dewasa akibat kerusakan pembuluh darah.
"Jika dari kecil saja gula darahnya sudah tinggi, maka pada usia 40 tahun dia berpotensi terkena penyakit jantung, stroke, dan ginjal. Karena teorinya, gula memengaruhi pembuluh darah," kata Nadia.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap diabetes hanya berkaitan dengan luka pada kaki. Padahal, penyakit tersebut dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh sehingga sering disebut sebagai mother of disease.
Karena itu, Kemenkes mengimbau masyarakat membiasakan pola makan sehat sejak dini, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta mendorong anak rutin beraktivitas fisik untuk menekan risiko penyakit tidak menular di masa mendatang.
Kadar gula darah normal pada anak berbeda-beda sesuai kelompok usia. Secara umum, rentangnya meliputi:
• Anak di bawah usia 6 tahun: sekitar 100-200 mg/dL.
• Anak usia 6-12 tahun: sekitar 70-150 mg/dL.
• Remaja di atas 12 tahun: di bawah 140-180 mg/dL. (hm25/detikcom)






















