Wednesday, September 16, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Penyuluh KUA Dampingi Pelaku UMKM Disabilitas Urus Sertifikat Halal

Mistar.idRabu, 16 September 2026 pukul 20.37 WIB
penyuluh_kua_dampingi_pelaku_umkm_disabilitas_urus_sertifikat_halal

Penyuluh Agama Islam KUA memberikan pendampingan sertifikat halal kepada komunitas Rumah Disabilitas yang memiliki usaha mandiri. (Foto: Humas Kemenag Sumut/MISTAR)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (16/9/2026) - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pantai Cermin, Ratna Sari, memberikan pendampingan intensif terkait tata cara dan tahapan memperoleh sertifikat halal kepada komunitas Rumah Disabilitas di Pantai Cermin yang memiliki usaha mandiri.

Para pelaku usaha diberikan pemahaman menyeluruh, mulai dari penyiapan data usaha, seleksi bahan baku, proses produksi yang higienis, hingga penerapan konsistensi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).

Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas yang tengah merintis usaha kuliner makanan dan minuman.

“Mereka juga ingin memastikan produk yang dihasilkan tidak sekadar berkualitas, tetapi juga memenuhi ketentuan halal yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para konsumen,” katanya, Rabu (16/9/2026).

Sertifikasi halal dinilai penting untuk meningkatkan daya saing UMKM disabilitas agar dapat memperluas jangkauan pasar. Para pelaku usaha juga diberikan edukasi mengenai aturan penggunaan logo halal resmi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ratna menekankan bahwa para penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka. Menurutnya, sertifikasi halal menjadi salah satu pintu untuk meningkatkan daya saing usaha.

“Jika suatu produk sudah punya legalitas dan jaminan halal, maka pelaku UMKM tersebut berpeluang untuk memperluas pasar, membangun kepercayaan konsumen dan lebih profesional,” ucapnya.

Pendampingan tersebut, sebutnya, menjadi wujud nyata komitmen KUA untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memastikan kelompok disabilitas mendapat kesempatan yang sama dalam pemberdayaan ekonomi umat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN