Wednesday, September 16, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Antisipasi Mahasiswa Terima Multi-Beasiswa, Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa

Mistar.idRabu, 16 September 2026 pukul 14.59 WIB
antisipasi_mahasiswa_terima_multibeasiswa_kemdiktisaintek_luncurkan_satubeasiswa

Tangkapan layar laman SatuBeasiswa Kemendiktisainstek. (foto: Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia, Rabu (16/9/2026). Platform ini diharapkan membantu pemerataan penyaluran beasiswa sekaligus mengantisipasi mahasiswa menerima bantuan dari beberapa program secara bersamaan.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyoroti adanya mahasiswa yang memperoleh hingga tiga beasiswa sekaligus.

"Kemarin saya mendengar ada seorang mahasiswa itu menerima beasiswa sampai tiga, karena mungkin banyak orang baik. Dari pemdanya ngasih dia mungkin diam aja, 'Aduh alhamdulillah terima duit'. Dari pemerintah pusat dia dapat 'Alhamdulillah', padahal kan jadi tiga. Harusnya bisa berbagi juga," ujar Brian saat peluncuran SatuBeasiswa Indonesia di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta Pusat.

Brian mengatakan SatuBeasiswa Indonesia bertujuan menghimpun berbagai pihak dan basis data beasiswa dalam satu sistem sehingga informasi tidak membingungkan pencari beasiswa maupun pemberi bantuan.

Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap penyaluran beasiswa dapat menjangkau lebih banyak penerima.

Brian menilai beasiswa memiliki peran penting dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang memiliki potensi tetapi terkendala biaya.

"Jika pendidikan tinggi adalah pintunya, maka tentu beasiswa ini adalah kunci untuk membuka pintu tersebut," katanya.

Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek Sandro Mihradi menjelaskan, SatuBeasiswa Indonesia merupakan ekosistem digital terintegrasi yang mempertemukan pencari dan penyedia beasiswa dalam satu portal nasional.

Bagi pencari beasiswa, platform menyediakan profil talenta berdasarkan pendidikan, prestasi dan minat. Pengguna juga dapat menyimpan serta memantau program incaran dan mencari beasiswa berdasarkan jenjang pendidikan, lokasi maupun skema pendanaan.

Sementara bagi penyedia beasiswa, tersedia profil instansi terverifikasi, fasilitas publikasi program melalui dashboard serta fitur pencarian calon penerima.

"Kedua sisi ini akan coba dihubungkan melalui fitur pencocokan sehingga pemberi dapat menemukan talenta yang sesuai dan pencari dapat menemukan beasiswa yang cocok dengan profilnya," ujar Sandro.

Hingga 11 September 2026, SatuBeasiswa Indonesia telah mencatat 465 program dan pemberi beasiswa dengan total nominal sekitar Rp1,1 triliun.

Brian merinci, sebanyak 340 berasal dari mitra filantropi, 54 pemerintah daerah, 27 pemerintah pusat, 27 perusahaan dan 17 perguruan tinggi.

Sementara berdasarkan data yang masuk hingga 15 September 2026, Sandro menyebut terdapat 71 program beasiswa yang telah tayang secara publik.

Pendanaan dari kelompok pemerintah tercatat sekitar Rp16,37 triliun, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. Sedangkan dari kelompok swasta tercatat sekitar Rp1,5 miliar.

Data tersebut juga mencakup lebih dari 853 penerima manfaat dengan total kuota sekitar 1,22 juta orang.

Menurut Sandro, jumlah tersebut masih akan terus berkembang seiring bertambahnya mitra yang bergabung dan proses verifikasi data yang dilakukan. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN