Peningkatan Infrastruktur Jalan Binjai – Bukit Lawang Dibagi Dua Paket Pekerjaan

Anggota Badan Anggaran DPRD Sumatera Utara (Sumut), Edi Surahman Sinuraya saat meninjau pembangunan jalan Binjai-Bukit Lawang di Langkat. (Foto: Dok. Edi Surahman/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Peningkatan infstruktur jalan provinsi yang menghubungkan Binjai–Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), dibagi menjadi dua paket pekerjaan dengan total anggaran Rp51 miliar.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, Edi Surahman Sinuraya, mengatakan pengerjaan jalan sepanjang 8,7 kilometer.
"Alhamdulillah, ruas jalan Binjai–Bukit Lawang sepanjang 8,7 kilometer saat ini sedang dibangun oleh Dinas BMBKCK Sumatera Utara. Sebelumnya, proyek jalan Binjai–Bukit Lawang ini telah menjadi perhatian khusus bagi kami di Badan Anggaran DPRD Sumut," ujar Edi di Medan, Sabtu (8/8/2026).
Politisi Golkar itu menjelaskan, paket pertama mencakup peningkatan struktur ruas jalan Kuala–Simpang Marike sepanjang 3 kilometer.
Sementara paket kedua meliputi ruas Simpang Marike–Timbang Lawang dengan panjang pekerjaan mencapai 5,7 kilometer.
"Paket pekerjaan kedua mencakup ruas jalan Simpang Marike–Timbang Lawang, yang meliputi pembangunan sepanjang 5,7 kilometer. Badan Anggaran DPRD Sumut telah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp51 miliar untuk kedua paket tersebut," kata Edi yang juga merupakan Anggota Komisi E DPRD Sumut.
Selain peningkatan struktur jalan, pembangunan mencakup dinding penahan tanah untuk mendukung keamanan dan ketahanan ruas jalan yang dibangun.
Edi menyebutkan, anggaran sebesar Rp3 miliar telah dialokasikan untuk pembangunan dinding penahan tanah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di ruas Binjai–Bukit Lawang tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas masyarakat. Ruas tersebut juga memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian dan sektor pariwisata di Kabupaten Langkat.
Edi yang merupakan legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Utara XII, meliputi Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, mengatakan kondisi jalan yang baik akan mempermudah akses masyarakat sekaligus mendukung kunjungan wisatawan menuju Bukit Lawang.
Ia menilai peningkatan struktur jalan menjadi salah satu tolok ukur keseriusan Pemerintah Provinsi Sumut bersama DPRD dalam mengembangkan sektor pariwisata.
"Bagaimanapun, kita tahu Bukit Lawang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Sumut. Tentu saja, peningkatan infrastruktur ruas jalan Binjai–Bukit Lawang menjadi tolok ukur bagi kemajuan pariwisata di Kabupaten Langkat," tuturnya.
Pengawasan tersu dilakukan selama pengerjaan jalan dilakukan. Ia berharap pembangunan jalan dan dinding penahan tanah dapat diselesaikan sesuai jadwal serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
"Kami berharap pengerjaan jalan dan dinding penahan tanah dapat rampung sesuai jadwal serta memenuhi standar kualitas," katanya.[]





















