Kasus Doping Pertama di Asian Games 2026 Libatkan Atlet Tailan

Atlet Tailan, Pitchamon Opatniputh. (Foto: Reuters)
Nagoya, MISTAR.ID – Kasus doping pertama di Asian Games 2026 melibatkan atlet bulutangkis Tailan, Pitchamon Opatniputh. Ia untuk sementara dilarang mengikuti seluruh kegiatan kompetisi.
Melansir Siamsport, Selasa (22/9/2026), Pitchamon dinyatakan positif furosemide berdasarkan hasil pengujian Badan Pengujian Internasional (ITA). Atlet berusia 19 tahun itu kemudian dijatuhi skorsing sementara sehingga tidak dapat tampil di Asian Games 2026.
Dalam pernyataan yang dirilis Senin (21/9/2026), ITA menyebut sampel Pitchamon diambil di Nagoya pada 17 September 2026. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya furosemide sehingga ia langsung ditangguhkan dari kompetisi.
Furosemide merupakan zat yang masuk daftar terlarang Badan Antidoping Dunia (WADA). Zat tersebut termasuk kategori S5, yakni diuretik dan penyamaran, yang dapat memengaruhi hasil tes dengan mempercepat pembuangan cairan melalui urine.
Furosemide juga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Atlet dilarang menggunakannya baik saat bertanding maupun di luar pertandingan.
Pitchamon masih memiliki kesempatan mengajukan banding atas sanksi tersebut. Untuk sementara, ia tidak diperbolehkan bertanding, berlatih, maupun mengikuti kegiatan apa pun di Asian Games 2026. (Siamsport)
PREVIOUS ARTICLE
Pedro Acosta Raih Juara Perdananya di MotoGP Austria 2026









































