Tuesday, November 3, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Jumlah Penumpang Udara dan Laut di Sumut Menurun pada September

Mistar.idSelasa, 3 November 2026 pukul 09.14 WIB
jumlah_penumpang_udara_dan_laut_di_sumut_menurun_pada_september

Suasana Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: Antara)

Medan, MISTAR.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat penurunan jumlah penumpang transportasi udara maupun laut pada September 2026. Namun, penurunan tersebut merupakan siklus musiman tahunan yang wajar terjadi menjelang akhir tahun.

Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, menjelaskan jumlah perjalanan wisatawan mancanegara maupun nusantara saat ini berada pada fase jeda (low season). Pada periode tersebut, masyarakat cenderung menahan diri untuk melakukan perjalanan wisata.

Puncak mobilitas dan kunjungan wisatawan biasanya akan meningkat pada Desember hingga awal tahun baru.

"Jadi sisa tiga bulan terakhir ya, puncak kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara biasanya mendekati Desember. Sekarang mereka memang lagi menahan tidak datang ke tempat wisata. Akan terjadi kenaikan pada penghujung tahun sampai awal tahun," kata Asim, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan data BPS Sumut, jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu pada September 2026 tercatat sebanyak 150.889 orang. Jumlah tersebut turun 16,04 persen dibandingkan Agustus 2026 yang mencapai 179.711 orang.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga September 2026, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 1.619.737 orang atau turun 5,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.718.184 orang.

Sementara itu, kedatangan penumpang domestik ke Sumut pada September 2026 tercatat sebanyak 151.124 orang atau turun 13,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara kumulatif, jumlah kedatangan penumpang domestik pada Januari hingga September 2026 turun 6,41 persen, dari 1.686.959 orang menjadi 1.578.748 orang.

"Rute internasional, jumlah penumpang angkutan udara tujuan luar negeri pada September 2026 turun 3,65 persen menjadi 88.766 orang. Penumpang yang datang dari luar negeri turun 7,87 persen menjadi 89.187 orang dibandingkan Agustus 2026," ucapnya.

Pada periode Januari hingga September 2026, jumlah penumpang luar negeri yang datang dan berangkat mengalami penurunan tipis di kisaran 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan jumlah penumpang juga terjadi pada sektor transportasi laut melalui Pelabuhan Belawan. Kunjungan penumpang bulanan pada September 2026 tercatat mengalami penurunan cukup tajam.

"Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat tercatat 6.607 orang atau turun 52,40 persen dari Agustus yang mencapai 13.881 orang, dan penumpang yang datang sebanyak 5.877 orang turun 52,56 persen," ujarnya.

Meski secara bulanan mengalami penurunan, secara kumulatif pada Januari hingga September 2026, jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat justru masih tumbuh positif sebesar 18,70 persen atau mencapai 136.329 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang naik 4,48 persen menjadi 127.343 orang dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Di sektor logistik laut, kegiatan muat barang antarprovinsi pada September 2026 naik 112,69 persen menjadi 31.848 ton dibandingkan bulan sebelumnya.

"Meskipun muat barang naik drastis, bongkar barang pada September 2026 justru turun 4,64 persen menjadi 440.100 ton. Secara kumulatif hingga triwulan ketiga 2026, volume bongkar barang di Pelabuhan Belawan tetap tumbuh 11,11 persen mencapai 3.780.652 ton," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN