Atletico Madrid vs Bayern Munich: Ujian Berat Harry Kane di Wanda Metropolitano

Ilustrasi. (foto: Artificial Intelligence/Mistar)
Madrid, MISTAR.ID - Bayern Munich menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions, Selasa (3/11/2026). Peraih Ballon d'Or 2026, Harry Kane, diharapkan menjadi pembeda bagi Die Roten saat menghadapi Atletico Madrid yang tengah menunjukkan performa impresif, terutama dengan pertahanan solid di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan di Wanda Metropolitano ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen fase liga. Bayern berada di peringkat ke-14 dengan lima poin dari tiga pertandingan, sedangkan Atletico menempati posisi ke-16 dengan koleksi empat poin.
Meski secara klasemen kedua tim hanya terpaut satu angka, Atletico memiliki modal performa yang cukup meyakinkan. Pasukan Diego Simeone berhasil bangkit setelah mengawali musim dengan hasil kurang memuaskan.
Dari 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Los Rojiblancos mencatatkan sembilan kemenangan dan hanya sekali gagal meraih kemenangan. Mereka juga mampu membukukan enam clean sheet dalam periode tersebut.
Kemenangan 2-0 atas Levante pada Sabtu menjadi hasil terbaru yang memperpanjang tren positif Atletico. Hasil itu sekaligus mengukuhkan posisi mereka di peringkat kedua klasemen La Liga dengan 28 poin dari 11 pertandingan, hanya terpaut dua angka dari Barcelona.
Di Liga Champions, Atletico sempat mengawali kompetisi dengan kekalahan 1-2 dari Liverpool pada 9 September. Namun, mereka kemudian merespons dengan kemenangan 2-0 atas Manchester United pada 13 Oktober sebelum bermain imbang 1-1 melawan Stuttgart pada 20 Oktober.
Kekuatan Atletico semakin terasa ketika bermain di hadapan pendukung sendiri. Mereka belum terkalahkan dalam enam pertandingan kandang musim ini, dengan catatan lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Produktivitas dan pertahanan mereka juga cukup seimbang. Atletico telah mencetak 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali dalam enam pertandingan tersebut.
Di sisi lain, Bayern Munich datang dengan status pemuncak klasemen Bundesliga. Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borussia Dortmund pada Sabtu.
Bayern mengoleksi 18 poin dan hanya unggul selisih gol dari Dortmund. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa tim asuhan Vincent Kompany masih harus membenahi sejumlah aspek permainan.
Performa mereka di Liga Champions juga belum konsisten. Bayern ditahan Viking FK dengan skor 3-3 pada 13 Oktober, kemudian bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di Allianz Arena pada 21 Oktober.
Catatan pertandingan tandang juga menjadi perhatian. Dalam lima laga tandang terakhir, Bayern gagal meraih kemenangan sebanyak tiga kali. Meski belum terkalahkan dalam periode tersebut, mereka kebobolan tujuh gol dan hanya mampu mencatatkan 10 gol.
Menghadapi Atletico, Bayern tentu membutuhkan kontribusi maksimal dari Harry Kane. Ketajaman penyerang Inggris tersebut akan menjadi salah satu faktor penting untuk membongkar pertahanan rapat yang kemungkinan kembali diterapkan Simeone.
Bayern juga perlu berhati-hati terhadap kemampuan Atletico memanfaatkan serangan balik, terutama ketika bermain di kandang sendiri.
Kabar Tim
Atletico Madrid masih memantau kondisi dua gelandangnya, Johnny Cardoso dan Koke. Keduanya telah kembali menjalani latihan, tetapi Simeone kemungkinan tidak ingin mengambil risiko apabila kondisi fisik mereka belum sepenuhnya pulih.
Pablo Barrios diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di lini tengah. Sementara itu, Julian Alvarez berpeluang menjadi andalan di lini depan untuk memberikan ancaman kepada pertahanan Bayern.
Bayern Munich justru menghadapi persoalan cedera yang lebih kompleks. Luis Diaz dipastikan absen akibat cedera hamstring, sedangkan Michael Olise masih diragukan tampil setelah mengalami masalah pada lututnya ketika menghadapi Dortmund.
Serge Gnabry juga mengalami cedera dalam pertandingan tersebut. Kondisi ini membuat Kompany harus mempertimbangkan sejumlah alternatif untuk mengisi sektor sayap, termasuk Alphonso Davies dan Lennart Karl.
Persoalan lain muncul di posisi penjaga gawang. Manuel Neuer dan Jonas Urbig sama-sama diragukan tampil karena masalah kebugaran. Jika keduanya tidak tersedia, Sven Ulreich berpeluang mendapatkan kepercayaan untuk mengawal gawang Bayern.
Kompany sendiri juga kemungkinan tidak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan. Pelatih asal Belgia tersebut masih menjalani pemulihan setelah sempat kolaps saat mengikuti sesi latihan pada akhir Oktober.
Atletico dan Bayern terakhir kali bertemu pada Desember 2020. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Namun, Bayern memiliki catatan positif dalam dua pertemuan sebelumnya setelah berhasil mengalahkan Atletico dengan skor 4-0 dan 1-0.
Prakiraan Formasi
Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Pubill, Le Normand, Hancko, Grimaldo; Simeone, Barrios, Llorente, Baena; Alvarez, Lee.
Bayern Munich (4-2-3-1): Ulreich; Stanisic, Upamecano, Tah, Laimer; Kimmich, Pavlovic; Karl, Brown, Davies; Kane.
Lima Pertandingan Terakhir
Atletico Madrid
- 31/10/2026: Levante 0-2 Atletico Madrid (La Liga)
- 24/10/2026: Atletico Madrid 1-0 Deportivo La Coruna (La Liga)
- 20/10/2026: VfB Stuttgart 1-1 Atletico Madrid (Liga Champions)
- 17/10/2026: Espanyol 0-1 Atletico Madrid (La Liga)
- 13/10/2026: Atletico Madrid 2-0 Manchester United (Liga Champions)
Bayern Munich
- 31/10/2026: Bayern Munich 2-2 Borussia Dortmund (Bundesliga)
- 28/10/2026: Bayern Munich 6-1 1. FC Magdeburg (DFB-Pokal)
- 25/10/2026: SC Freiburg 1-3 Bayern Munich (Bundesliga)
- 21/10/2026: Bayern Munich 2-2 Arsenal (Liga Champions)
- 17/10/2026: Bayern Munich 6-1 RB Leipzig (Bundesliga)
Head to Head
- 01/12/2020: Atletico Madrid 1-1 Bayern Munich (Liga Champions)
- 21/10/2020: Bayern Munich 4-0 Atletico Madrid (Liga Champions)
- 06/12/2016: Bayern Munich 1-0 Atletico Madrid (Liga Champions)
- 28/09/2016: Atletico Madrid 1-0 Bayern Munich (Liga Champions)
- 03/05/2016: Bayern Munich 2-1 Atletico Madrid (Liga Champions)
Prediksi Skor: Atletico Madrid 2 - 1 Bayern Munich
PREVIOUS ARTICLE
Kembali Ungguli Newcastle, Everton Merangsek ke Posisi Ketujuh































