Detik-detik Jet Pribadi Jatuh Menghunjam Bumi yang Menewaskan 9 Orang di Florida

Detik-detik Jet pribadi menghunjam bumi yang menewaskan 9 orang di Florida. (Foto: YouTube CBS/Polindo)
Florida, MISTAR.ID (2/11/2026) — Sembilan orang tewas setelah jet bisnis jatuh dan meledak di jalan permukiman di Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (1/11/2026) waktu setempat.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengonfirmasi seluruh penumpang di dalam pesawat tewas. Kecelakaan terjadi di dekat Cresthaven, sekitar 14 kilometer dari Mar-a-Lago, resor milik Presiden Donald Trump di Palm Beach County, pada pukul 12.50 EST.
Gambar di lokasi kejadian memperlihatkan kawah besar di tengah jalan raya, kobaran api, dan puing-puing pesawat Learjet 60 yang berserakan. Beruntung, tidak ada warga di darat yang terluka.
Menurut Administrasi Penerbangan Federal (FAA), pesawat lepas landas dari Austin, Texas, dengan tujuan Bahama.
Analisis penerbangan menunjukkan jet tersebut menukik dengan kecepatan ratusan kaki per detik sebelum jatuh.
Dalam rekaman audio komunikasi dengan pengatur lalu lintas udara sesaat sebelum kecelakaan, terdengar seseorang di kokpit melaporkan adanya turbulensi tingkat menengah dan kru sedang berupaya menangani es pada pesawat.
Orang tersebut kemudian terdengar mengatakan pesawat terkena curah hujan dan perlu menambah ketinggian. Tak lama berselang, suara yang sama menyebutkan pesawat turun dengan kecepatan 10.000 kaki atau sekitar 3.048 meter per menit.
Kru kemudian menyatakan kondisi darurat dengan berseru, "Kami dalam kondisi kecepatan berlebih dan turun dengan kecepatan 20.000 kaki per menit," sebelum akhirnya mengatakan, "Kami akan menabrak tanah."
Sekitar 35 detik setelah panggilan darurat pertama, pesan terakhir yang terdengar dari kokpit adalah, "Waktu kita sudah habis."
Rekaman yang belum terverifikasi di media sosial yang diduga berasal dari kamera dasbor memperlihatkan momen kecelakaan tersebut. Dalam rekaman itu, terlihat kendaraan melaju di jalan permukiman, ketika tiba-tiba pesawat menukik tajam hampir vertikal ke tanah lalu meledak menjadi bola api besar.
"Melihat video itu sungguh sangat mengejutkan. Rasanya seperti ada rudal yang jatuh, lalu terjadi ledakan dahsyat, dan puing-puing berhamburan ke mana-mana," ujar Gubernur Florida Ron DeSantis dalam konferensi pers.
Belum diketahui pasti siapa saja yang berada di dalam jet saat kecelakaan terjadi. DeSantis mengatakan sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atau luka di darat.
Menteri Transportasi Sean Duffy menyebut kecelakaan tersebut sebagai tragedi yang mengerikan dan mengatakan FAA telah mengirim tim ke lokasi untuk membantu penyelidikan yang dilakukan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).
"Mari kita bersama-sama mendoakan keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang telah tiada," kata Duffy.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Palm Beach County menetapkan peristiwa ini sebagai insiden dengan banyak korban.
Kantor Sheriff Palm Beach County menyatakan kecelakaan terjadi di Military Trail, jalan enam jalur yang dipenuhi tempat usaha dan restoran.
Dalam konferensi pers, DeSantis dan pejabat setempat menyampaikan 600 warga sekitar dievakuasi dari kompleks hunian rumah mobil yang terletak tidak jauh dari lokasi.
Dampak kecelakaan menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, termasuk jaringan pipa air. Diperkirakan butuh waktu setidaknya 30 hari sebelum jalan tersebut dapat dibuka kembali.
Badai petir dilaporkan terjadi di wilayah tersebut saat kecelakaan berlangsung. Hujan deras masih mengguyur ketika konferensi pers digelar.
Trump sempat berada di Mar-a-Lago pada Minggu pagi, lalu lepas landas dari bandara terdekat dengan pesawat Air Force One sekitar satu jam sebelum kecelakaan terjadi. (bbc/hm02)










































