Hari Kedua Pencarian, Pemancing yang Hanyut di Sungai Ular Belum Ditemukan

Perahu karet Basarnas menyusuri aliran Sungai Ular untuk mencari korban hanyut. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Tim gabungan Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama TNI-Polri serta warga, masih melakukan pencarian terhadap Dedi Anzani, 34 tahun, pemancing yang dilaporkan tenggelam dan terseret arus Sungai Ular di Desa Pulau Tagor Baru, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.
Memasuki hari kedua pencarian, Minggu (1/11/2026), keberadaan warga Dusun III, Desa Pulau Tagor Baru tersebut belum juga ditemukan.
Pantauan di lokasi, tim Basarnas telah mengerahkan satu unit perahu karet untuk menyusuri aliran Sungai Ular. Petugas melakukan pencarian dengan menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.
Penyisiran juga dilakukan secara manual oleh warga, keluarga korban, serta personel Kepolisian dari Polsek Galang dengan menelusuri tepian sungai hingga ke bagian hilir.
Hingga Minggu siang, upaya pencarian masih terus berlangsung tanpa membuahkan hasil. Keluarga korban yang berada di lokasi tampak diliputi kesedihan sembari berharap Dedi segera ditemukan.
Sebelumnya, Dedi dilaporkan hanyut pada Sabtu (31/10/2026) siang saat hendak memancing bersama dua orang temannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa nahas itu terjadi ketika korban diduga terpeleset saat hendak menyeberangi sungai. Korban kemudian jatuh ke aliran Sungai Ular yang saat itu berarus deras hingga terseret dan tenggelam.
Salah seorang teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan dan hilang terbawa arus.
Kepala Desa Pulau Tagor Baru, Muhammad Ridho, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa hingga Minggu siang korban belum ditemukan.
Menurutnya, pemerintah desa bersama unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat masih terus melakukan pencarian, terutama dengan menyusuri aliran sungai ke arah hilir.
"Korban adalah pemancing yang diduga terpeleset lalu jatuh dan tenggelam di Sungai Ular," ujar Muhammad Ridho. (hm25)
































