Kecelakaan Jet di Florida, Korban Termasuk Pilot Muda 20 Tahun dan Pengusaha Teknologi

Kecelakaan jet pribadi di Florida menewaskan 9 orang. (foto: Rekaman video amatir saat pesawat jatuh. (foto: Storyful@Aki Kuusisto via The Sun)
Florida, MISTAR.ID - Sembilan orang tewas dalam kecelakaan jet pribadi jenis Learjet di Florida Selatan, Amerika Serikat. Di antara korban terdapat seorang pilot perempuan berusia 20 tahun, pengusaha teknologi, serta anggota keluarganya.
Pesawat yang terbang dari Austin, Texas, menuju Bahama itu jatuh dan meledak di dekat West Palm Beach pada Minggu (1/11/2026) waktu setempat. Nathalia Gadelha Filgueiras diketahui bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan tersebut.
Ibu Nathalia, Camila Corteleti, mengonfirmasi kematian putrinya kepada New York Post dan The New York Times.
Nathalia telah mengantongi lisensi pilot sejak 2023, saat usianya masih 17 tahun dan duduk di kelas akhir West Boca Raton Community High School.

Lisensi tersebut diperolehnya melalui program akademi penerbangan khusus di sekolahnya. Program yang didanai Distrik Sekolah Palm Beach County itu memberikan pelatihan kepada siswa menggunakan simulator penerbangan dan drone.
Dalam wawancara dengan WPEC-TV pada 2023, Nathalia pernah menceritakan pengalamannya menjadi pilot di usia muda.
"Sebagian orang menganggap aneh karena saya bisa menerbangkan pesawat, tetapi tidak bisa mengendarai mobil," ujarnya sambil bercanda.
Meski memiliki kualifikasi untuk bertugas menerbangkan jet tersebut sebagai kopilot, lisensi Nathalia tidak memberinya kewenangan untuk menjadi pilot yang memimpin penerbangan.
Selain Nathalia, kecelakaan itu juga menewaskan Adam Robinson, istrinya, Helen Sharp, serta kedua anak mereka, Emma (4) dan Charlie (2).
Anita Maria Cetina, yang membantu mengasuh kedua anak tersebut, turut menjadi korban. Dua korban lainnya diidentifikasi sebagai Rachael Reed dan Charmi Fehr. Sementara itu, identitas pilot lainnya belum diumumkan.
Dalam pernyataan yang mewakili keluarga tujuh penumpang, pihak keluarga turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga kedua pilot.
"Doa dan simpati kami juga bersama keluarga para pilot yang berduka bersama kami," demikian pernyataan tersebut.
Pengusaha Teknologi yang Dikenal di Austin
Adam Robinson merupakan pengusaha teknologi yang dikenal di Austin, Texas. Dia adalah salah satu pendiri Robly, platform pemasaran melalui email, serta pendiri Retention.com, perusahaan teknologi yang membantu mengidentifikasi alamat email pengunjung situs e-commerce.
Dalam wawancara dengan podcast ProfitLed, Robinson pernah menceritakan kehidupannya bersama keluarga di Aspen, Colorado.
Pria berusia 45 tahun itu mengaku merasa telah menjalani kehidupan impiannya karena bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak dan istrinya tanpa harus sering bepergian untuk urusan pekerjaan.
"Saya merasa sedang menjalani kehidupan impian," kata Robinson.

Dia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena bisa melihat anak-anaknya pada pagi dan malam hari. Sementara itu, istrinya dapat menjalani aktivitas sebagai seniman penuh waktu.
Kepergian Robinson turut menjadi kehilangan bagi komunitas teknologi Austin. CEO Austin Technology Council, Thom Singer, menyebut Robinson sebagai bagian dari ekosistem kewirausahaan di kota tersebut.
"Adam merupakan bagian dari ekosistem kewirausahaan Austin," ujar Singer.
Kecelakaan ini menjadi insiden kedua sepanjang 2026 yang merenggut nyawa pengusaha teknologi asal Austin dalam kecelakaan pesawat. Sebelumnya, Joshua Baer, pemimpin perusahaan modal ventura yang mendukung sejumlah startup teknologi, meninggal dalam kecelakaan pesawat pada Juni lalu. (*)

































