Pencarian Hari Kelima, Pemancing yang Hanyut di Sungai Ular Deli Serdang Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian di Sungai Ular. (foto: sembiring/ mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID (4/11/2026) – Memasuki hari kelima pencarian, Rabu (4/11/2026), Dedi Anzani (34), pemancing yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular, Desa Pulau Tagor Baru, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, belum juga ditemukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, TNI-Polri, dan masyarakat masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari keberadaan korban.
Pencarian bahkan dilakukan hingga ke kawasan Sungai Ular yang berbatasan dengan Kabupaten Serdang Bedagai, tepatnya di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan.
Sejumlah perahu karet milik Basarnas dan BPBD Deli Serdang dikerahkan untuk membantu proses pencarian. Namun, hingga hari kelima, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Kepala Pelaksana BPBD Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, mengatakan pencarian terhadap korban akan dihentikan apabila telah memasuki hari ketujuh dan korban belum ditemukan.
"Kalau tujuh hari tidak ditemukan, pencarian dihentikan," ujar Mukti Ali Harahap saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Sebelumnya, pada hari keempat pencarian, Selasa (3/11/2026), warga Dusun III, Desa Pulau Tagor Baru, menggelar doa dan zikir bersama di pinggir Sungai Ular. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar dan harapan agar Dedi segera ditemukan.
Duka mendalam juga dirasakan keluarga korban. Ibu Dedi terus memanggil nama anaknya dari tepi sungai, sementara ayahnya sempat melakukan ritual dengan melepas seekor ayam hitam ke aliran sungai.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (31/10/2026) siang. Saat itu, Dedi bersama dua orang temannya hendak memancing di Sungai Ular.
Korban diduga terpeleset ketika hendak menyeberangi sungai hingga jatuh ke aliran sungai yang saat itu berarus deras. Korban kemudian terseret arus dan tenggelam.
Salah seorang teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tidak berhasil dan Dedi hilang terbawa arus.
Hingga kini, keluarga dan warga masih berharap korban segera ditemukan di tengah upaya pencarian yang terus dilakukan tim gabungan. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Polres Batu Bara Borong Tiga Penghargaan KPPN Awards 2026









































