IAKMI Sumut Dukung Inovasi Pengobatan TB Satu Bulan, Asal Terbukti Efektif dan Aman

Ketua IAKMI Sumut, Destanul Aulia SKM. (foto: berry/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Pengurus Daerah Sumut, Destanul Aulia, S.K.M memberikan pandangannya tentang pengobatan penyakit Tuberkulosis (TB).
Destanul mengatakan pandangannya berasal dari perspektif kesehatan masyarakat, jika persoalan TB bukan hanya bagaimana menemukan obat yang mampu bunuh bakteri.
“Hal penting lainnya tentang bagaimana memastikan pasien TB mampu menyelesaikan seluruh proses pengobatannya hingga tuntas,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Destanul mengatakan pengobatan pasien TB yang berlangsung cukup lama, menjadi salah satu tantangan dalam kepatuhan pasien dalam mengkonsumi obatnya. Akibatnya, sebagian pasien yang menghentikan pengobatannya, karena merasakan kondisi sudah sehat ataupun mengalami efek samping dari obat.
Tak berhenti di situ, Destanul mengatakan penyebab lainnya karena pasien penderita penyakit TB menghadapi kendala ekonomi dan akses pelayanan kesehatan.
Dirinya menyambut baik upaya pemerintah pusat untuk memperpendek masa pengobatan pasien TB dari enam bulan menjadi satu bulan melalui inovasi penelitian.
“Apabila hasil penelitian pemerintah mampu membuktikan, pengobatan satu bulan memiliki efektivitas dan keamanan yang setara atau lebih baik dibandingkan pengobatan konvensional, akan disambut baik semua pihak,” katanya.
Dirinya menegaskan jika inovasi yang tengah dikembangkan itu berpotensi memberikan perubahan besar dalam penanggulangan penyakit TB di Indonesia.










































