Thursday, September 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

OMC Tahap II Digelar 25 Hari di Kawasan Danau Toba Antisipasi Kemarau

Mistar.idSelasa, 22 September 2026 pukul 20.01 WIB
omc_tahap_ii_digelar_25_hari_di_kawasan_danau_toba_antisipasi_kemarau

Kepala BPBD Kabupaten Toba, Sikkat Sitompul. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

‎Toba, MISTAR.ID - Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk tahap II dilaksanakan di kabupaten se-kawasan Danau Toba dalam mengantisipasi kemarau, serta menjaga dan memenuhi ketersediaan (stok) air di Danau Toba.

‎Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba, Sikkat Sitompul, mengatakan kemarin telah dilakukan pertemuan untuk dilaksanakan OMC tahap II selama 25 hari ke depan.

‎"Disepakati pelaksanaan OMC tahap II sejak 21 September hingga 25 Oktober 2026. Kalau untuk tahap pertama telah selesai dilaksanakan di April 2026 yang pelaksanaannya juga 25 hari," ujarnya, Selasa (22/9/2026).

‎Menurut Sikkat, pelaksanaan OMC merupakan kolaborasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Perum Jasa Tirta I dan Inalum dalam mengantisipasi musim kemarau menjadi semakin kering, serta untuk mendukung kebutuhan energi, industri dan pertanian.

‎"Dalam 25 hari pelaksanaan penyemaian awan akan dipusatkan di wilayah tangkapan air Danau Toba dalam upaya menjaga aliran air masuk untuk mempertahankan elevasi danau dalam kondisi optimal," katanya.

Selain menjaga stabilitas aliran air secara berkelanjutan di daerah tangkapan air, program OMC juga berperan untuk memulihkan kabut asap yang cukup signifikan di langit Tapanuli Raya.

‎"Sehingga dampak dari OMC sangat kecil potensi terjadinya bencana alam, tujuannya untuk meningkatkan potensi hujan dalam waktu berkala, sebab diperkirakan sesuai ramalan BMKG di September dan Oktober masih musim kemarau," tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN