Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Persib ACL 2 2026/27: Menang di Seoul, Maung Bandung Kirim Sinyal ke Asia

Mistar.idSelasa, 22 September 2026 pukul 14.55 WIB
persib_acl_2_202627_menang_di_seoul_maung_bandung_kirim_sinyal_ke_asia

Persib ACL 2 2026/27: Menang di Seoul, Maung Bandung Kirim Sinyal ke Asia. (foto ilustrasi:wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (22/9/2026) — Persib Bandung membuka perjalanan di ACL Two 2026/27 dengan cara yang sulit dilupakan. Bertandang ke markas FC Seoul, Maung Bandung justru pulang membawa kemenangan 1-0 sekaligus tiga poin dari salah satu panggung sepak bola Asia yang paling menantang.

Gol cepat Julio Cesar pada menit kelima menjadi pembeda. Setelah itu, Persib harus bekerja keras meredam tekanan tuan rumah hingga peluit akhir. Kemenangan tersebut membuat Persib langsung memimpin Grup E setelah matchday pertama.

Hasil di Seoul juga mempertegas bahwa perjalanan Persib di ACL 2 musim ini bukan sekadar soal tampil di fase grup. Maung Bandung kini punya peluang untuk kembali melangkah lebih jauh setelah pada musim sebelumnya berhasil mencapai babak 16 besar.

Persib Lolos dari Playoff dengan Drama Menit Akhir

Sebelum menaklukkan FC Seoul, Persib lebih dulu harus melewati babak playoff.

Tiket ke fase grup diamankan setelah Persib mengalahkan Manila Digger 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat pada 31 Agustus 2026. Mariano Peralta menjadi penentu lewat gol pada menit ke-89.

Kemenangan tipis itu membawa Persib ke Grup E dan sekaligus memastikan penampilan ketiga secara beruntun di putaran final ACL Two. Tantangan berikutnya jauh lebih berat: FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel.

Menang di Seoul, Persib Tunjukkan Mentalitas Bertanding di Asia

Laga melawan FC Seoul menjadi ujian pertama sekaligus langsung menghadirkan tantangan besar.

Persib mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Marc Klok mengirim bola ke area pertahanan Seoul dan Julio Cesar menyelesaikannya menjadi gol.

Setelah unggul, Persib tidak memaksakan permainan terbuka. Fokus bergeser pada defensive organisation, menjaga compactness antarlini, serta mengantisipasi tekanan FC Seoul.

Strategi tersebut berhasil. Persib mempertahankan keunggulan 1-0 sampai laga berakhir.

Kemenangan ini menjadi modal penting karena Persib mampu mengamankan away win di laga pembuka. Lebih dari sekadar tiga poin, hasil tersebut memberi Maung Bandung keuntungan psikologis sebelum menghadapi lima pertandingan berikutnya.

Grup E ACL 2: Tiga Lawan, Tiga Karakter Berbeda

Persib berada di Grup E bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel. Format kompetisi membuat setiap tim memainkan enam pertandingan dengan sistem kandang dan tandang.

Setelah menghadapi FC Seoul, Persib akan menjalani dua laga kandang beruntun.

Pada 14 Oktober, Maung Bandung dijadwalkan menjamu The Cong-Viettel. Dua pekan kemudian, Melbourne Victory datang ke Bandung.

Setelah itu, Persib harus menjalani perjalanan ke Australia untuk menghadapi Melbourne Victory pada 4 November. FC Seoul kemudian gantian bertandang ke Bandung pada 25 November, sebelum Persib menutup fase grup di markas The Cong-Viettel pada 2 Desember.

Rangkaian ini membuat home advantage menjadi sangat penting. Dua laga kandang pada Oktober dapat menjadi momentum untuk mengumpulkan poin sebelum Persib kembali menghadapi pertandingan tandang.

Rekam Jejak Persib di Asia Mulai Menunjukkan Konsistensi

Persib bukan klub yang baru mengenal kompetisi Asia.

Dalam dua musim terakhir, Maung Bandung membangun konsistensi di ACL Two. Pada 2025/26, Persib bahkan finis sebagai juara Grup G dengan 13 poin dan melaju ke babak 16 besar.

Perjalanan tersebut berakhir setelah Persib menghadapi Ratchaburi FC. Kemenangan 1-0 pada leg kedua tidak cukup untuk membalikkan agregat 1-3.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk musim 2026/27. Persib kini tidak lagi hanya mengejar pengalaman bermain di Asia, tetapi mulai membangun continuity, baik dari sisi kompetisi maupun pengalaman menghadapi klub-klub dari berbagai negara.

Setelah Menang di Seoul, Persib Langsung Jaga Momentum

Persib tidak punya banyak waktu untuk menikmati kemenangan atas FC Seoul.

Empat hari berselang, Maung Bandung kembali bertanding di kompetisi domestik menghadapi Persijap Jepara. Sempat tertinggal melalui penalti Pirulo, Persib bangkit dan menang 2-1 lewat gol Thom Haye dan Uilliam Barros.

Hasil itu memperlihatkan kemampuan Persib melakukan comeback sekaligus menjaga momentum setelah perjalanan tandang ke Korea Selatan.

Kini fokus Maung Bandung kembali tertuju ke ACL Two.

Tantangan Persib: Bukan Lagi Sekadar Lolos, tetapi Konsisten

Kemenangan atas FC Seoul membuat posisi Persib terlihat menjanjikan di awal Grup E. Namun, fase grup masih panjang.

Lima pertandingan tersisa akan menguji squad depth, recovery, tactical flexibility, dan kemampuan Persib mengelola jadwal lintas negara.

Dua laga kandang melawan The Cong-Viettel dan Melbourne Victory akan menjadi fase penting. Setelah itu, perjalanan ke Australia, duel kandang melawan FC Seoul, dan laga penutup di Vietnam akan menentukan bagaimana Persib mengakhiri fase grup.

Persib sudah membuka ACL Two 2026/27 dengan away win di Seoul. Kini tantangannya adalah mengubah kemenangan tersebut menjadi rangkaian hasil yang cukup untuk kembali membawa Maung Bandung ke fase knockout.

Perjalanan Asia Persib baru dimulai.

(afc/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN