Sunday, November 8, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Kerja Tahun Lubuk Pakam 2026 Meriah, Pemkab Deli Serdang Dorong Jadi Ikon Wisata Budaya

Mistar.idMinggu, 8 November 2026 pukul 13.26 WIB
kerja_tahun_lubuk_pakam_2026_meriah_pemkab_deli_serdang_dorong_jadi_ikon_wisata_budaya

Masyarakat menghadiri perayaan Kerja Tahun Lubuk Pakam dan Sekitarnya 2026 di Lapangan Tengku Raja Muda, Lubuk Pakam. (foto: sembiring/ mistar)

Deli Serdang, MISTAR.ID (8/11/2026) — Perayaan Kerja Tahun Lubuk Pakam dan Sekitarnya 2026 berlangsung meriah. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati Lapangan Tengku Raja Muda, Lubuk Pakam, Sabtu (7/11/2026) malam.

Tradisi tahunan masyarakat Karo tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga berkembang menjadi agenda budaya unggulan sekaligus ikon pariwisata Kabupaten Deli Serdang.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat menghadiri perayaan tersebut.

Menurut Lom Lom, Kerja Tahun merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Karo. Selain sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen dan berkat kehidupan, tradisi ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat sikap saling menghormati.

Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

"Semangat kebersamaan tersebut juga tercermin dalam tema yang diangkat pada Kerja Tahun ini, yaitu 'Si Kuning-Kuningen Gelah Radu Megersing', yang mengandung pesan bahwa kita akan bersinar dan menjadi kuat apabila bersatu," ujarnya.

Ia mengatakan, pesan kebersamaan tersebut relevan dengan kondisi masyarakat Deli Serdang yang terdiri atas beragam suku, agama, dan budaya. Keberagaman itu merupakan kekayaan daerah yang harus dirawat melalui kerukunan dan persatuan.

Lom Lom juga berharap pelaksanaan Kerja Tahun Lubuk Pakam ke depan semakin terbuka dengan melibatkan berbagai kelompok etnis dan sanggar seni di Kabupaten Deli Serdang.

Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Karo, tetapi juga menjadi ruang bagi kelompok budaya lainnya untuk memperkenalkan seni dan tradisi masing-masing.

"Dengan keterlibatan berbagai kelompok budaya, kegiatan ini akan semakin mencerminkan keberagaman masyarakat Kabupaten Deli Serdang sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di antara kita. Saya juga melihat kegiatan seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda budaya unggulan sekaligus ikon pariwisata Kabupaten Deli Serdang," ungkapnya.

Ia turut mengajak generasi muda mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan tradisi agar Kerja Tahun tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan identitas dan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.

Sementara itu, tokoh adat Karo, Johannes Sembiring, mengatakan Kerja Tahun bukan sekadar pesta budaya, melainkan juga sarana memperkenalkan adat istiadat, seni, dan identitas masyarakat Karo kepada generasi muda.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting agar tradisi tersebut tetap dikenal dan dilestarikan.

"Karena itu, kita berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut mengenal, memahami, dan melestarikan budaya Karo agar tradisi ini tidak hilang ditelan perkembangan zaman," katanya.

Ketua panitia, Thomas Darwin Sembiring, menyampaikan bahwa Kerja Tahun Lubuk Pakam dan Sekitarnya merupakan salah satu upaya menjaga sekaligus memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat luas.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Harapan kami, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi wadah mempererat kebersamaan serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya Karo," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN