Friday, August 21, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Rupiah Menguat 133 Poin Sepekan, Ditutup Rp17.694 per Dolar AS

Mistar.idJumat, 21 Agustus 2026 pukul 16.02 WIB
rupiah_menguat_133_poin_sepekan_ditutup_rp17694_per_dolar_as

Ilustrasi: Rupiah menguat 133 poin dalam sepekan ketiga Agustus 2026. (foto: ai/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Nilai tukar rupiah mencatatkan penguatan sepanjang sepekan terakhir. Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), rupiah di pasar spot ditutup di level Rp17.694 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,30 persen dari posisi Kamis (20/8/2026) sebesar Rp17.748 per dolar AS.

Jika dibandingkan dengan Jumat pekan lalu (14/8/2026), rupiah telah menguat 133 poin atau sekitar 0,75 persen. Saat itu, rupiah menutup perdagangan di posisi Rp17.827 per dolar AS, menguat 0,28 persen secara harian.

Perjalanan rupiah selama sepekan sempat berfluktuasi. Pada Senin (17/8/2026), rupiah melanjutkan penguatan ke Rp17.798 per dolar AS atau naik 0,16 persen.

Namun, rupiah berbalik melemah pada Selasa (18/8/2026) menjadi Rp17.862 per dolar AS. Posisi tersebut menjadi level terlemah rupiah sepanjang pekan ini. Pelemahan terjadi di tengah kenaikan harga minyak mentah dan penantian pasar terhadap keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).

Rupiah kemudian kembali menguat pada Rabu (19/8/2026) sebesar 0,12 persen ke Rp17.840 per dolar AS setelah BI mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen.

Penguatan berlanjut pada Kamis (20/8/2026). Rupiah melesat 0,52 persen atau 92 poin menjadi Rp17.748 per dolar AS.

Pada Jumat (21/8/2026), rupiah kembali naik 0,30 persen menjadi Rp17.694 per dolar AS. Dengan demikian, dari posisi terlemahnya pada Selasa di Rp17.862, rupiah telah menguat 168 poin hingga penutupan akhir pekan.

Dilansir Kontan, pergerakan rupiah pada Jumat juga sejalan dengan mayoritas mata uang Asia. Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar sebesar 0,73 persen, disusul baht Thailand 0,43 persen dan dolar Taiwan 0,25 persen.

Sementara peso Filipina melemah paling dalam sebesar 0,09 persen, diikuti rupee India 0,03 persen dan ringgit Malaysia 0,005 persen terhadap dolar AS. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN