Thursday, August 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

IHSG Rebound, Rupiah Lanjut Menguat ke Rp17.809 per Dolar AS

Mistar.idKamis, 20 Agustus 2026 pukul 10.32 WIB
ihsg_rebound_rupiah_lanjut_menguat_ke_rp17809_per_dolar_as

IHSG Rebound, Rupiah Lanjut Menguat ke Rp17.809 per Dolar AS

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Pasar keuangan Indonesia kompak menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound setelah tertekan sehari sebelumnya, sementara rupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 58,26 poin atau 0,89 persen ke level 6.452,41. Sebanyak 345 saham menguat, 77 saham melemah dan 236 saham stagnan, dilansir dari Kontan.

Penguatan tersebut berbanding terbalik dengan perdagangan sehari sebelumnya. Pada Rabu (19/8/2026), IHSG ditutup turun 0,86 persen ke level 6.394,12. Dengan demikian, IHSG pagi ini mencoba bangkit setelah tertekan pada perdagangan Rabu.

Seluruh indeks sektoral pada Kamis pagi bergerak di zona hijau. Sektor barang baku mencatat penguatan terbesar 2,60 persen, disusul sektor perindustrian 1,86 persen dan barang konsumen siklikal 0,85 persen.

Volume perdagangan mencapai 1,23 miliar saham dengan nilai transaksi Rp573,20 miliar.

Di jajaran LQ45, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi top gainer dengan kenaikan 4,35 persen. Posisi berikutnya ditempati PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang naik 4,15 persen dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 3,18 persen.

Sementara PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 0,70 persen, PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 0,36 persen dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) terkoreksi 0,34 persen.

Penguatan juga berlanjut di pasar valuta asing. Pada pukul 09.12 WIB, rupiah spot berada di level Rp17.809 per dolar AS, menguat 0,16 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp17.840 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya juga menguat pada Rabu. Mata uang Garuda ditutup di Rp17.840 per dolar AS atau naik 0,12 persen dibandingkan penutupan Selasa (18/8/2026) di Rp17.862 per dolar AS. Artinya, rupiah melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis pagi.

Mayoritas mata uang Asia turut menguat terhadap dolar AS pada Kamis pagi. Ringgit Malaysia memimpin dengan kenaikan 0,53 persen, disusul peso Filipina 0,34 persen, dolar Taiwan 0,29 persen, baht Thailand 0,23 persen, rupiah 0,16 persen dan yuan China 0,13 persen.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,38 persen, yen Jepang turun 0,20 persen, dolar Singapura 0,03 persen dan dolar Hong Kong 0,01 persen.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama dunia berada di level 98,78, turun dari posisi sebelumnya 98,83. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN