Rupiah Melemah 0,36 Persen ke Rp17.862 per Dolar AS

Ilustrasi. (Foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, MISTAR.ID - Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Selasa (18/8/2026) sore. Rupiah berada di level Rp17.862 per dolar AS, turun 64 poin atau 0,36 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang kawasan Asia yang bervariasi terhadap dolar AS.
Yuan China melemah 0,03 persen, ringgit Malaysia menguat 0,08 persen, dolar Singapura turun 0,03 persen, dan yen Jepang terdepresiasi 0,15 persen.
Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,35 persen, peso Filipina melemah 0,50 persen, dan dolar Hong Kong stabil terhadap dolar AS.
Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,07 persen, poundsterling Inggris melemah 0,12 persen, dolar Australia terdepresiasi 0,05 persen, dolar Kanada menguat 0,03 persen, dan franc Swiss melemah 0,11 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah terjadi di tengah kehati-hatian investor menjelang rilis hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dan data neraca transaksi.
Selain itu, kondisi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas serta kenaikan harga minyak mentah dunia turut menekan rupiah.
"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah kehati-hatian investor menjelang RDG BI besok dan rilis data neraca transaksi berjalan Jumat ini. Geopolitik yang memanas di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia juga menekan rupiah," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (18/8/2026). (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Emas Antam di Pegadaiansiantar Capai Rp2,69 Juta per Gram























