Saturday, October 3, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pematangsiantar Butuh Banyak Generasi Muda yang Berani Berinovasi

Mistar.idSabtu, 3 Oktober 2026 pukul 01.26 WIB
pematangsiantar_butuh_banyak_generasi_muda_yang_berani_berinovasi

Pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Periode 2026-2029 di Hotel Sapadia Pematangsiantar, Jumat (2/10/2026). (Foto: Dok. HIPMI/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Kota Pematangsiantar membutuhkan lebih banyak generasi muda yang berani mengambil peluang, berani berinovasi, dan berani menciptakan lapangan pekerjaan.

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menyebutkan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Pematangsiantar diharapkan mampu melakukannya

"Karena itu, saya berharap HIPMI dapat menjadi wadah yang mendorong banyak anak muda Pematangsiantar memilih jalan kewirausahaan," kata Wesly saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Periode 2026-2029 di Hotel Sapadia Pematangsiantar, Jumat (2/10/2026).

Menurut Wesly, pelantikan bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat semangat dan komitmen dalam membangun dunia usaha di Kota Pematangsiantar.

“Saya melihat tema yang diangkat pada pelantikan hari ini, yaitu “Tumbuh, Terhubung, Berdampak”, sangat relevan dengan tantangan dunia usaha saat ini,” ucapnya.

Tumbuh, katanya, berarti HIPMI harus mampu mendorong lahir dan berkembangnya pengusaha-pengusaha muda yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Terhubung, berarti membangun jejaring dan kolaborasi yang kuat, baik antara sesama pengusaha, pemerintah, dunia pendidikan, perbankan, komunitas, maupun berbagai stakeholder lainnya.

“Dan yang paling penting adalah berdampak. Artinya, keberadaan HIPMI tidak hanya memberikan manfaat bagi para anggotanya, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tukasnya.

Wesly juga mengajak seluruh jajaran HIPMI untuk bersama-sama membangun ekosistem usaha yang sehat, terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan di Kota Pematangsiantar. sehingga akan turut mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Wesly mengajak untuk memanfaatkan berbagai potensi yang ada di Kota Pematangsiantar. Memperkuat UMKM, mendorong ekonomi kreatif, memanfaatkan teknologi dan digitalisasi, serta menciptakan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal Pematangsiantar.

Kepada pengurus BPC HIPMI Kota Pematangsiantar yang baru dilantik, Wesly berpesan agar menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Menjaga kekompakan organisasi, membangun komunikasi yang baik, dan terus hadir memberikan gagasan serta solusi bagi kemajuan dunia usaha dan masyarakat.

“Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa HIPMI semakin maju, semakin solid, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita wujudkan semangat “Tumbuh, Terhubung, Berdampak” untuk bersama-sama mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar. Selamat bekerja, selamat berkarya, dan selamat mengemban amanah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dian Iskandar Nasution diwakili Bendahara Umum Kevin Boy Hutabarat mengucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik. Katanya, pelantikan ini sebagai permulaan. Semoga roda organisasi dapat dijalankan sesuai visi dan misi Tumbuh, Terhubung, dan Terdampak.

Kevin berharap terhubungnya HIPMI dengan Pemko Pematangsiantar membuat bisnis UMKM dapat berjalan lancar.

“Tentunya pemerintah daerah membutuhkan pengusaha bisa berkembang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Semoga pengurus aktif dan tumbuh bersama pemerintah setempat,” tandasnya.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Pematangsiantar Claudia Benedita Pardede dalam sambutannya menerangkan, pelantikan bukan sekadar pergantian pengurus, tetapi awal tanggung jawab tiga tahun ke depan.

“Kami sepakat untuk Tumbuh, Terhubung, dan Terdampak. Kota Pematangsiantar memiliki modal ekonomi yang kuat. Sektor perdagangan penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar di Pematangsiantar. Aktivitas ekonomi di Kota Pematangsiantar memiliki posisi penting. Di mana peran UMKM juga lebih besar,” terangnya.

Claudia menambahkan, fokus BPC HIPMI Kota Pematangsianatr ke depan adalah penguatan dan pengembangan UMKM.

“Kami ciptakan program HIPMI Naik Kelas dengan Klinik Usaha HIPMI untuk membantu pengusaha dalam perizinan, sertifikasi halal, digitalisasi pemasaran, dan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, sambungnya, HIPMI akan melakukan kurasi produk lokal di Kota Pematangsiantar agar memiliki akses pasar yang luas.

Claudia tetap berharap Pematangsiantar bisa tetap menjadi kota destinasi wisata, bukan transit, dengan UMKM sebagai ujung tombak.

“Kami ingin berjalan bersama Pemko Pematangsiantar, perbankan, dan perguruan tinggi. Sama-sama kita kolaborasi dan bekerja sama meningkatkan perekonomian Kota Pematangsiantar. Mari bekerja, bergandengan tangan menjalankan roda pengurusan yang baru. Semoga nama dan kinerja kita diingat oleh pengurus selanjutnya," beber Claudia.

Sebelumnya, Ketua Panitia Patrick Pandiangan dalam laporannya menjelaskan, pengukuhan pengurus bertujuan agar pengurus menjalankan amanah. Pengukuhan, katanya, merupakan momentum awal sinergi dan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pemko Pematangsiantar.

“Terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar, seluruh panitia, senior HIPMI, dan lainnya,” ucap Patrick.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan Surat Keputusan (SK) BPD HIPMI Provinsi Sumut oleh Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) BPD HIPMI Sumut Fadhullah.

Pengurus yang dilantik antara lain: Ketua Umum Claudia Benedita Pardede; Sekretaris Umum Kevin Saragih; dan Bendahara Umum Patrick Pandiangan.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN