Portugal vs Norwegia: Ronaldo Absen, Seleccao Makin Sulit Dihentikan

Portugal vs Norwegia: Ronaldo Absen, Seleccao Makin Sulit Dihentikan. (foto ilustrasi:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (4/10/2026) — Cristiano Ronaldo pergi, tetapi Portugal justru semakin sulit dihentikan.
Setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan di tengah ketegangan dengan pelatih Jorge Jesus, Portugal malah menghantam Denmark 4-2 pada matchday ketiga UEFA Nations League 2026/27. Gonçalo Ramos, João Cancelo, Vitinha, dan João Félix menjadi pencetak gol Portugal.
Kini, Portugal vs Norwegia kembali tersaji pada matchday keempat Grup A4 di Estádio do Dragão, Minggu (4/10/2026) pukul 20.45 waktu setempat atau Senin (5/10/2026) pukul 01.45 WIB.
Hanya delapan hari setelah menang 2-1 di Oslo, Portugal kembali menghadapi Erling Haaland dan kolega. Bedanya, kali ini Seleccao bermain di kandang dan tanpa Ronaldo.
Pertandingan ini pun menjadi ujian penting bagi Jorge Jesus: apakah Portugal benar-benar sudah menemukan formula baru tanpa megabintangnya?
Ronaldo Pergi, Portugal Tetap Tajam
Drama Ronaldo-Jesus menjadi cerita terbesar menjelang laga ini.
Ronaldo sebelumnya hanya menjadi pemain pengganti saat Portugal menang 2-1 atas Norwegia di Oslo. Gonçalo Ramos yang dipercaya sebagai ujung tombak justru mencetak gol kemenangan. Jesus mengatakan keputusan tidak memainkan Ronaldo bersifat taktikal dan awalnya ia berencana menurunkan sang megabintang pada babak kedua.
Beberapa hari kemudian, Jesus kembali memastikan Ronaldo tidak menjadi starter melawan Denmark.
Ronaldo meninggalkan kamp Portugal setelah muncul ketegangan terkait keputusan Jorge Jesus tidak memainkannya, meski Jesus membantah adanya perselisihan besar di antara mereka.
Namun respons Portugal di lapangan justru mengejutkan.
Tanpa Ronaldo, Portugal menang 4-2 atas Denmark. Ramos mencetak satu gol sekaligus memberikan assist untuk Cancelo, sedangkan Vitinha dan João Félix melengkapi pesta gol Seleccao.
Portugal pun menyapu bersih tiga laga awal Nations League.
Gonçalo Ramos Mulai Menjawab Keraguan
Nama paling menarik dalam transformasi Portugal adalah Gonçalo Ramos.
Striker AC Milan itu menggantikan Ronaldo sebagai starter di Oslo dan mencetak gol penentu kemenangan. Kesalahan kiper Ørjan Nyland dimanfaatkan Ramos dengan tenang untuk membuat Portugal unggul 2-1.
Ramos kembali mencetak gol ketika Portugal menghadapi Denmark.
Dalam dua laga tersebut, ia bukan sekadar menjadi pengganti Ronaldo. Ramos mulai menunjukkan bahwa dirinya dapat menjadi focal point dalam sistem serangan Portugal.
Profilnya juga cocok dengan sepak bola yang lebih kolektif. Ia aktif melakukan pressing, menyerang ruang di belakang bek, serta membuka jalur bagi Bruno Fernandes, Vitinha, João Félix maupun para winger.
Inilah pertanyaan besar Jorge Jesus: apakah Portugal membutuhkan Ronaldo untuk mencetak gol, atau justru membutuhkan sistem yang membuat banyak pemain bisa menjadi sumber gol?
Rematch Delapan Hari, Tetapi Situasinya Berubah
Portugal sudah mengetahui kelemahan Norwegia setelah pertemuan pertama.
Di Oslo, João Félix membawa Portugal unggul lebih dulu. Haaland kemudian menyamakan skor, sebelum Ramos memanfaatkan blunder Nyland untuk mencetak gol kemenangan.
Kali ini Portugal memiliki keuntungan bermain di Estádio do Dragão.
Norwegia juga datang dengan kondisi berbeda. Setelah kalah 1-2 dari Portugal, mereka kembali tumbang 1-2 dari Wales. Portugal sementara memimpin Grup A4 dengan sembilan poin dari tiga pertandingan, sedangkan Norwegia mengoleksi tiga poin.
Dengan kata lain, Portugal sedang mengejar kemenangan keempat beruntun, sedangkan Norwegia membutuhkan respons.
Haaland Tetap Jadi Ancaman Utama
Absennya Ronaldo tidak berarti Portugal bisa bernapas lega.
Norwegia masih memiliki Erling Haaland, mesin gol yang mencetak gol dalam pertemuan pertama. Gol tersebut juga membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Nations League.
Portugal harus berhati-hati ketika kehilangan bola. Haaland sangat berbahaya ketika mendapat ruang untuk menyerang garis terakhir pertahanan.
Duel lini tengah juga akan menentukan. Martin Ødegaard bisa menjadi penghubung utama Norwegia, sementara Portugal memiliki Bruno Fernandes dan Vitinha untuk mengontrol progresi bola sekaligus menciptakan peluang.
Jika Portugal terlalu agresif menaikkan garis pertahanan, ruang di belakang bek dapat menjadi makanan empuk Haaland.
Fakta Menarik Portugal vs Norwegia
Pertemuan di Porto memiliki satu fakta unik: Portugal dan Norwegia bertemu dua kali hanya dalam rentang delapan hari.
Portugal memenangkan duel pertama 2-1 di Oslo.
Lebih menarik lagi, Ronaldo tidak bermain dalam pertandingan tersebut, sementara Ramos yang menggantikannya justru mencetak gol kemenangan.
Kini, situasinya bahkan lebih ekstrem: Ronaldo sudah meninggalkan kamp, sedangkan Ramos datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kembali mencetak gol melawan Denmark.
Prediksi Portugal vs Norwegia
Portugal datang dengan modal sempurna: tiga kemenangan dan sembilan poin. Dalam tiga pertandingan Nations League sejauh ini, Portugal mencetak tujuh gol dan kebobolan tiga.
Norwegia tetap memiliki senjata berbahaya melalui Haaland, tetapi lini pertahanan mereka akan menghadapi tekanan lebih besar dari Portugal yang sedang produktif.
Faktor kandang, momentum, dan performa Ramos membuat Portugal lebih diunggulkan secara situasional.
Prediksi skor: Portugal 2-1 Norwegia.
Namun laga ini berpotensi kembali berlangsung ketat. Haaland sudah membuktikan bahwa satu peluang cukup untuk menghukum pertahanan Portugal.
Portugal vs Norwegia, Ujian Era Baru Seleccao
Pada akhirnya, pertandingan ini bukan hanya tentang Ronaldo.
Ini tentang apakah Portugal mampu tetap kompetitif ketika era ketergantungan kepada sang megabintang mulai berakhir.
Ronaldo meninggalkan kamp. Ramos mencetak gol. Portugal menang 4-2.
Kini Jorge Jesus punya satu kesempatan lagi untuk menunjukkan bahwa keberhasilan tersebut bukan kebetulan.
Jika Portugal kembali mengalahkan Norwegia, sorotan terhadap drama Ronaldo mungkin justru bergeser menjadi pertanyaan yang lebih besar:
Apakah Seleccao sedang menyaksikan lahirnya era baru?
(dagbladet/afp/reuters/skysport/uefa/psg/*/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Indonesia vs Thailand: Drama Injury Time Antar Garuda ke Final Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026










































