Prancis vs Italia 1-1: Olise Menggila, Donnarumma Jadi Tembok, Upamecano Diusir

Prancis vs Italia 1-1: Olise Menggila, Donnarumma Jadi Tembok, Upamecano Diusir. (foto ilustrasi:fotmob/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (3/10/2026) — Prancis gagal mempertahankan start sempurna Zinedine Zidane. Menjamu Italia pada UEFA Nations League di Stade de France, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB, Les Bleus harus puas bermain 1-1 setelah keunggulan Michael Olise dibalas Alessandro Bastoni.
Laga Prancis vs Italia bahkan berubah dramatis pada lima menit terakhir. Dayot Upamecano menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85 sehingga Prancis harus bertahan dengan 10 pemain.
Italia punya peluang untuk mencuri kemenangan, tetapi Gianluigi Donnarumma lebih dulu memastikan gawangnya tetap aman dari tekanan Prancis. Hasil ini membuat Prancis tetap memimpin Grup A1 dengan 7 poin, hanya unggul satu angka atas Belgia. Italia berada di posisi ketiga dengan 4 poin.
Olise Buka Keunggulan, Bastoni Langsung Membalas
Prancis tampil agresif setelah jeda dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-55.
Gol bermula dari situasi tendangan bebas. Rayan Cherki memainkan bola pendek kepada Olise, yang kemudian melepaskan tembakan melengkung melewati pagar betis Italia.
Bola menghantam bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang. Donnarumma kali ini tak mampu menjangkaunya.
Gol tersebut menjadi puncak penampilan Olise yang terus menjadi sumber kreativitas Prancis dari sisi kanan. Namun, keunggulan Les Bleus hanya bertahan 13 menit.
Pada menit ke-68, Italia menyamakan skor melalui Bastoni.
Prancis mencoba membangun serangan dari belakang, tetapi Lucas Da Cunha gagal mengontrol bola. Bastoni langsung membaca situasi, merebut bola, membawa si kulit bundar menuju kotak penalti, lalu menaklukkan Mike Maignan.
Satu kesalahan build-up menghapus keunggulan Prancis.
Donnarumma Jadi Tembok Italia
Jika Bastoni menjadi penyelamat Italia lewat gol, Donnarumma adalah alasan Gli Azzurri mampu bertahan dari gempuran Prancis.
Kiper Italia tersebut berkali-kali menggagalkan peluang Les Bleus setelah turun minum.
Pada menit ke-48, Donnarumma menepis tembakan Désiré Doué. Ia kemudian masih mampu menghalau bola muntah Ousmane Dembélé dari jarak dekat.
Tak lama kemudian, kiper Italia itu kembali terbang untuk menggagalkan tembakan melengkung Olise.
Donnarumma juga menggagalkan tembakan keras Eduardo Camavinga menjelang akhir pertandingan. Sofascore memberinya rating 8,6, salah satu angka tertinggi dalam pertandingan.
Penampilan tersebut membuat duel Mike Maignan vs Donnarumma menjadi salah satu subplot menarik di Stade de France. Maignan kebobolan sekali, sementara Donnarumma berkali-kali harus turun tangan menyelamatkan Italia.
Drama Kartu Merah Upamecano
Drama terbesar terjadi pada menit ke-85.
Upamecano yang sudah mengantongi kartu kuning kembali melakukan pelanggaran terhadap Moise Kean. Wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Prancis pun bermain dengan 10 orang pada lima menit terakhir plus injury time.
Situasi tersebut membuat Italia semakin berani menekan. Bahkan Kean sempat mengancam lewat sundulan yang membentur mistar.
Namun, Prancis mampu bertahan hingga pertandingan berakhir 1-1.
Catatan penting: kartu merah dalam laga Prancis vs Italia diberikan kepada pemain Prancis, Dayot Upamecano, bukan pemain Italia.
Zidane Gagal Menjaga Start Sempurna
Hasil imbang ini sekaligus menghentikan catatan sempurna Zidane sebagai pelatih Prancis.
Sebelumnya, Zidane membawa Les Bleus menang 1-0 atas Turki dan Belgia dalam dua pertandingan pertamanya.
Pertemuan dengan Italia juga memiliki nilai historis. Ini merupakan laga kandang pertama Zidane sebagai pelatih Prancis menghadapi negara yang menjadi lawan dalam pertandingan terakhirnya sebagai pemain, final Piala Dunia 2006.
Jika 20 tahun lalu Zidane meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah, kali ini pemain Prancis yang diusir adalah Upamecano.
Namun, Zidane tetap melihat sisi positif dari performa timnya. Prancis menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi Italia lebih efektif memanfaatkan momen penting.
Prancis Dominan, Italia Lebih Efisien
Skor 1-1 menggambarkan pertarungan dua pendekatan berbeda.
Prancis lebih banyak menguasai bola dan terus menekan melalui Olise, Cherki, Dembélé, serta Doué. Italia justru tampil lebih sabar, bertahan dalam struktur rapat dan menunggu kesalahan lawan.
Gol Bastoni menjadi contoh paling jelas.
Ketika Prancis kehilangan bola dalam proses build-up, Bastoni langsung melakukan transisi cepat dan mengubah kesalahan tersebut menjadi gol.
Sebaliknya, gol Olise menunjukkan kualitas Prancis dalam memanfaatkan bola mati.
Artinya, Prancis unggul dalam kontrol permainan, sedangkan Italia tampil efektif ketika mendapatkan momen untuk menyerang.
Klasemen Grup A1: Prancis Masih di Puncak
Hasil Prancis vs Italia 1-1 membuat persaingan Grup A1 semakin ketat.
Prancis tetap memimpin dengan 7 poin, disusul Belgia dengan 6 poin. Italia mengoleksi 4 poin, sedangkan Turki masih tanpa poin.
Pada pertandingan lainnya, Belgia menang 3-0 atas Turki melalui dua gol Kevin De Bruyne dan satu gol Romelu Lukaku.
Dengan selisih hanya satu poin dari Belgia, Prancis belum bisa merasa nyaman di puncak klasemen.
Italia juga masih berada dalam persaingan karena hanya tertinggal tiga poin dari Les Bleus.
Prancis vs Italia 1-1, Pertarungan Belum Selesai
Prancis gagal meraih kemenangan ketiga secara beruntun di bawah Zidane, tetapi tetap berada di puncak Grup A1.
Olise memberikan momen spektakuler melalui tendangan bebasnya. Bastoni kemudian menghukum kesalahan pertahanan Prancis, sementara Donnarumma berkali-kali menjadi tembok terakhir Italia.
Ketika Upamecano diusir, pertandingan bahkan berpotensi berubah menjadi milik Gli Azzurri.
Namun, Prancis bertahan hingga akhir.
Prancis vs Italia 1-1 bukan sekadar hasil imbang. Laga ini memperlihatkan bahwa persaingan Grup A1 masih terbuka, sementara Zidane harus segera menemukan cara agar dominasi permainan Prancis menghasilkan tiga poin, bukan sekadar tekanan dan peluang.
(sofascore/uol/eurosports/fotmob/*/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER


















































