Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Turki vs Prancis: Debut Zidane Diuji, Mbappe Siap Tempur

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 15.20 WIB
turki_vs_prancis_debut_zidane_diuji_mbappe_siap_tempur

Turki vs Prancis: Debut Zidane Diuji, Mbappe Siap Tempur. (foto ilustrasi:gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/9/2026) — Turki vs Prancis bukan sekadar laga pembuka UEFA Nations League 2026/27. Di Kocaeli Stadium, Jumat (25/9/2026) pukul 21.45 waktu setempat atau Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB, panggung besar menanti Zinedine Zidane yang untuk pertama kalinya memimpin Les Bleus dalam pertandingan resmi.

Laga ini juga membawa memori yang belum sepenuhnya hilang. Turki pernah membuat Prancis tak berkutik lewat kemenangan 2-0 pada kualifikasi Euro 2020 di kandang sendiri. Kini, setelah pergantian pelatih dan masa pasca-Piala Dunia 2026, Prancis kembali datang ke Turki dengan satu pertanyaan: seberapa cepat tangan dingin Zidane bisa mengubah wajah Les Bleus?

Debut Zidane dan Era Baru Les Bleus

Setelah 14 tahun era Didier Deschamps, Prancis memasuki babak baru.

Zidane datang dengan reputasi besar setelah sukses mengantar Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions. Namun, debutnya bersama tim nasional langsung menghadirkan ujian serius: bermain tandang melawan Turki di atmosfer Kocaeli.

Menariknya, Zidane tidak ingin sorotan hanya tertuju kepadanya. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan protagonis utama era baru Prancis, melainkan para pemain yang akan menentukan bagaimana Les Bleus tampil di lapangan.

Itu membuat laga ini menarik dari sisi taktik.

Publik akan melihat apakah Zidane mempertahankan struktur permainan yang sudah terbentuk atau mulai memasukkan ciri khasnya: penguasaan bola, fleksibilitas posisi, serta kombinasi antarpemain ofensif.

Memori 2-0 Membuat Turki Tak Bisa Diremehkan

Prancis boleh datang dengan materi pemain yang lebih dalam. Namun, Turki memiliki satu modal penting: mereka tahu cara mengalahkan Les Bleus di kandang.

Pada 2019, Turki menang 2-0 atas Prancis dalam kualifikasi Euro. Pertemuan berikutnya di Paris berakhir 1-1.

Sejarah tersebut tidak menentukan hasil pertandingan kali ini, tetapi cukup untuk mengingatkan bahwa hasil tersebut menjadi catatan sejarah yang menunjukkan bahwa Turki pernah mengalahkan Prancis dalam pertandingan kompetitif di kandang.

Apalagi pertandingan pembuka Nations League selalu memiliki dimensi berbeda. Tim masih mencari keseimbangan, sementara pelatih baru seperti Zidane belum memiliki banyak pertandingan untuk menguji sistemnya.

Mbappe Sempat Bikin Cemas, Kini Siap Bermain

Kondisi Kylian Mbappe sempat menjadi tanda tanya terbesar Prancis.

Kapten Les Bleus itu absen dalam latihan pada Selasa karena gejala mirip flu. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran karena Mbappe merupakan pusat permainan sekaligus pemain paling berbahaya di lini depan Prancis.

Namun, kabar terbaru jauh lebih positif.

Zidane memberikan kabar positif mengenai kondisi Mbappé dan mengindikasikan bahwa sang kapten berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk tampil.

Kehadiran Mbappe menjadi keuntungan besar bagi Prancis. Kecepatan, kemampuan menyerang ruang, dan penyelesaian akhirnya bisa menjadi pembeda ketika Turki mencoba bertahan dalam blok rendah.

Menariknya, Zidane juga membuka kemungkinan perubahan posisi Mbappe. Penyerang Real Madrid tersebut sebelumnya lebih sering bermain di tengah bersama Prancis, tetapi dalam era baru ini terdapat kemungkinan ia kembali bergerak dari sisi kiri.

Turki Punya Arda Güler untuk Mengancam Balik

Jika Prancis memiliki Mbappe, Turki mempunyai Arda Güler sebagai salah satu sumber kreativitas utama.

Güler dapat beroperasi di belakang penyerang, turun menjemput bola, kemudian mengirim umpan vertikal ketika Turki melakukan transisi.

Di sinilah duel taktik berpotensi ditentukan.

Prancis kemungkinan ingin menguasai bola dan menekan sejak awal. Turki justru bisa menunggu momen untuk merebut bola lalu menyerang ruang di belakang lini pertahanan Les Bleus.

Jika Prancis terlalu agresif menaikkan garis pertahanan, kemampuan Güler dalam menemukan ruang dapat menjadi senjata penting tuan rumah.

Prediksi Turki vs Prancis

Secara kualitas skuad, Prancis tetap memiliki banyak pilihan. Mbappe, Ousmane Dembélé, Michael Olise, Eduardo Camavinga dan Rayan Cherki memberi Zidane variasi untuk membangun serangan.

Namun, Turki memiliki dua keuntungan: bermain di kandang dan menghadapi Prancis yang sedang memulai era baru.

Karena itu, laga diprediksi tidak berjalan mudah bagi Les Bleus. Turki berpeluang memberikan tekanan melalui serangan balik, tetapi Prancis memiliki kualitas individu untuk memecah pertahanan tuan rumah.

Jika Mbappe benar-benar fit seperti yang dikonfirmasi Zidane, ancaman Prancis akan semakin besar.

Prediksi skor: Turki 1-2 Prancis.

Zidane berpeluang mengawali era barunya dengan kemenangan, tetapi Turki punya cukup senjata untuk membuat debut tersebut berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Bagi Prancis, tiga poin akan menjadi fondasi penting. Bagi Turki, kemenangan akan menjadi kesempatan mengulang cerita 2019—ketika mereka membuat Les Bleus pulang tanpa jawaban.

(fffbilletterie/UEFA/medicinehatnews/turkiyetoday/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN